Interpretasi Khalayak Terhadap Acara Reality Show “Tolong” di SCTV

Venansius DavyGian A, Drs. Wiwid Noor Rakhmad, M.I.Kom

Abstract


Televisi dianggap mampu memberikan income atau pengaruh yang besar terhadap para audiencenya. Karena semakin banyak munculnya stasiun di televisi saat ini, maka semakin banyak pula acara-acara yang ditawarkan kepada masyarakat, salah satunya adalah acara reality show. Reality show adalah suatu acara yang menampilkan realties kehidupan seseorang yang bukan selebriti (orang awam), lalu disiarkan melalui jaringan TV, sehingga bisa dilihat masyarakat. Reality show tak sekedar mengekspose kehidupan orang, tetapi juga ajang kompetisi, bahkan menjahili orang. Reality show secara istilah berarti pertunjukan yang asli (real), tidak direkayasa, dan tidak dibuat-buat. Kejadiannya diambil dari keseharian, kehidupan masyarakat apa adanya, yaitu realita dari masyarakat. Beberapa acara TV di Indonesia menggunakan judul reality show tapi keseluruhan isinya merupakan rekayasa yang apabila di tinjau lebih jauh mengandung unsur kepentingan pihak modal dan ironisnya yang dijadikan objek adalah orang-orang miskin. Alih-alih memberi pertolongan dan mengatasi kemiskinan adalah jurus jitu yang dijadikan landasan. Sehingga tidak heran sebagian masyarakat percaya bahwa program reality show tersebut membantu orang-orang miskin bangkit dari keterpurukan

Keywords


Reality show, Kemiskinan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung