skip to main content

STADION RENANG DI YOGYAKARTA


Citation Format:
Abstract

Yogyakarta menargetkan agar semua fasilitas maupun infrastruktur olahraga dalam
keadaan siap. Akan tetapi cabang olahraga renang yang seharusnya menjadi event baru yang
nantinya diharapkan mampu menyumbang atlit renang bagi kompetisi nasional dan internasional
sepertinya terhambat. Mengingat Stadion Kridosono yang di dalamnya terdapat fasilitas kolam
renang akan segera digantikan dengan ruang publik komersil. “Kawasan stadion Kridosono
ditengah kota Yogyakarta akan dikembangkan menjadi kawasan bisnis publik. Selanjutnya, fungsi
sport center atau pusat olah raga akan dialihkan di stadion Mandala Krida dan area lahan
sekitarnya. Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto mengungkapkan, pemerintah propinsi
(pemprop) DIY berencana membangun kawasan bisnis di Kridosono, sehingga harus mencarikan
pengganti ruang publik termasuk kolam renang. Sementara ini opsinya adalah di jalan Kenari
sebelah timur stadion Mandala Krida.
Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang kolam renang dan stadion, pengertian
dan standar-standar mengenai stadiondi Indonesia, tinjauan dan studi banding mengenai stadion
renang yang sejenis. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kota Yogyakarta perkembangan hotel di
kota tersebut, serta program-program pemerintah yang mendukung adanya stadion renang di
Yogyakarta. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep sustainable. Selain itu
dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada
5 alternatif lokasi dengan menggunakan matriks pembobotan.
Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi
dan
3 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.