PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA WADUK JATIBARANG DI SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN EKOWISATA

*Loretta Ernadia - 
hermin werdiningsih - 
bambang suyono - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 77 64
Abstract


Waduk Jatibarang merupakan waduk yang terletak di Semarang, tepatnya dalam wilayah
Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati. Pelaksanaan konservasi Sabuk Hijau pada tahap
pembangunan Waduk Jatibarang penting untuk menjaga konservasi dan menjaga umur dari waduk.
Diharapkan dengan adanya sabuk hijau dapat mengurangi sedimentasi dan meningkatkan suplai air
bersih, serta dapat dikembangkan menjadi kawasan pemukiman, perdagangan, pariwisata yang
menarik. Untuk memudahkan wilayah kerja sendiri,wilayah sabuk hijau Waduk Jatibarang dibagi
menjadi 6 segmen, termasuk segmen 2 yang berfungsi sebagai kawasan wisata. Peraturan Daerah
Kota Semarang Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang Tahun
2011 – 2031 pasal 120 dijelaskan bahwa pada kawasan Waduk Jatibarang diizinkan untuk menjadi
tempat wisata, yang didukung dengan adanya objek wisata Goa Kreo, yang merupakan salah satu
wisata alam yang potensial di Semarang, sehingga waduk ini tidak hanya bermanfaat sebagai solusi
banjir dan sumber air baku, juga bermanfaat sebagai objek wisata yang potensial.

Kesadaran masyarakat sekitar untuk menjaga konservasi dan umur waduk merupakan salah
satu aspek yang berperan besar untuk mempertahan kelestarian waduk. Kawasan wisata ini terletak
pada daerah konservasi. Kawasan wisata dengan penekanan desain ekowisata merupakan suatu
bentuk kawasan wisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam, memberi manfaat
secara ekonomi kepada masyarakat sekitar, dan tetap mempertahankan budaya.

Article Metrics: