PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BULUTANGKIS USIA DINI DI SEMARANG Penekanan Desain Arsitektur Post Modern

*husein ibrahim - 
bambang murtomo - 
wijayanti wijayanti - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 11 9
Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prestasi besar dalam cabang
olahraga bulutangkis. Hingga sekarang Indonesia masih dikenal dunia sebagai negara yang kuat
dalam cabang olahraga ini. Nama nama seperti Liem Swie King, Christian Hadinata, Hastomo Arbi,
Rudy Hartono, Alan Budi Kusuma, Ardy B. Wiranata, Ricky Subagja, Rexy Mainaki, Candra Wijaya,
Ivana Lie, Susi Susanti, Yuni Kartika, Minarti Timur, Ellen Angelin dan masih banyak lagi adalah
sederat nama yang pernah mendominasi cabang bulutangkis dunia di era tahun 80 hingga 90-an.
Puluhan gelar seperti Kejuaraan Dunia, All England, hingga Olimpiade pernah diraih oleh atlet-atlet
tersebut. Nama terakhir yang sudah menjadi legenda adalah Taufik Hidayat yang pernah meraih
banyak prestasi di awal tahun 2000-an. Setelah era Taufik Hidayat, Indonesia tidak lagi menjadi
negara yang dominan karena kalah dengan negara-negara Asia lainnya seperti China dan Korea.
Dalam sepuluh tahun terakhir, Negara Indonesia kalah bersaing dengan China maupun
Korea. Hal ini tidak terlepas dari regenerasi yang baik terhadap atlet-atlet muda China maupun
Korea yang mampu menggantikan pendahulunya. Indonesia bukan tidak memiliki regenerasi, namun
hanya masih lambat dalam mecetak atlet muda yang mampu bersaing di kancah dunia. Hal ini
menjadi tugas besar PBSI sebagai Induk organisasi bulutangkis di Indonesia yang tengah giat dalam
melakukan program pembinaan atlet usia dini dengan meningkatkan kualitas pembinaan dan
mencari atlet-atlet berbakat diseluruh Indonesia.

Article Metrics: