TOWNHOUSE KOTA SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR MODERN

Published: 1 Oct 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract


Kota Semarang dengan misi “Terwujudnya Semarang Kota Perdagangan dan Jasa, yang Berbudaya
menuju Masyarakat Sejahtera” merupakan Kota Perdagangan dan Jasa menyebabkan tingginya potensi
investasi yang meningkat secara drastis dari tahun 2010 ke 2011 dengan peningkatan jumlah proyek
hampir tujuh kali lipat. Selain itu, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kota Semarang
tahun 2011 meningkat menjadi 4,9 triliun rupiah dari tahun sebelumnya senilai 360 miliar rupiah.
Sedangkan penanaman modal asing meningkat dari 60,39 juta dolar menjadi 178,88 juta dolar (Indikator
Ekonomi Semarang dalam Statistik Perbankan Kota Semarang, 2012).
Pertumbuhan ekonomi dan bisnis ini juga diimbangi pula dengan pertumbuhan penduduk yang
tinggi. Menurut data BPS tahun 2008-2012, jumlah penduduk di Kota Semarang cenderung mengalami
kenaikan sebesar 0,96% dan jumlah Kepala Keluarga (KK) meningkat rata-rata 3,3% per tahun. Tingginya
angka pertumbuhan penduduk tersebut mengakibatkan perlunya peningkatan penyediaan fasilitas
tempat tinggal. Dengan tingginya pertumbuhan ekonomi Kota Semarang menyebabkan fungsi tempat
tinggal tidak sekedar sebagai hunian akan tetapi yang dapat memberikan nilai tambah seperti
kepraktisan, efisiensi, keamanan, lokasi strategis dan nilai lainnya, tidak kalah penting yaitu sebagai nilai
investasi dan prestige.

Article Metrics: