MULTI SENSORY SCHOOL FOR THE BLIND IN PEMALANG

*Kenyo Ati -  jaft undip
Received: 27 Jun 2014; Published: 1 Jul 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 12 28
Abstract

Pendidikan merupakan hal setiap warna negara dan setiap warga nega berhak memperoleh
penddikan yang layak. Tuna netra merupakan orang yang mengalami gangguan penglihatan,
sehingga mengalami banyak kendala dalam menjalani kehidupan sehari – harinya, karenanya tuna
netra memerlukan sekolah yang mampu memberi mereka ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk
menjalani hidup. Pemalang merupakan kabupaten yang hingga saat ini masih menjadi pusat
konsentrasi kegiatan pendidikan siswa tuna netra di Provinsi Jawa Tengah. Namun, sekolah tuna
netra yang ada saatini belum di desain khusuus pengguna tuna netra sesuai dengan kebutuhan dan
karakter mereka.
Kajian diiiawali dengan memplajari tentang pengertian pendidikan khusus, pengertian dan
karakter tuna netra,kajian tentang penerapatan warna dan elemen sensorik pada ruang untuk
pendidikan, serta studi preseden pada beberapa sekolah khusus tuna netra yang ada dan studi
eksisting mengenai sekolah khusus tuna netra di Pemalang. Dilakukan juga tinjauan mengenai
Kabupaten Pemalang , perkembangan pendidikan tuna netra serta kurikulum pembelajaran, dan
komparasi antara studi preseden dan studi eksisting. Pendekatan perancangan arsitektural
dilakukan dengan menggunakan penerapan elemen-elemen multi sensori yang diperlukan oleh tuna
netra sesuai dengan karakter mereka, selain itu dilakukan pendekatan kelompok kegiatan,
pendekatan kapasitas dan besaran ruang,n tapak terplih menggunakan tapak eksisting SLB N 1
Pemalang.
Sebagai kesimpilan, luaran program ruang yang diperlukan serta gambar – gambar dua dimensi
dan tiga dimensi sebagai ilustrasi desain.

Article Metrics: