DESA WISATA DI KAWASAN RAWA PENING DENGAN PENEKANAN DESAIN EKOWISATA

*Ayu Hastuti  -  jaft undip
Received: 27 Jun 2014; Published: 1 Jul 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Rawapening yang menjadi salah satu sektor pariwisata terbesar di Jawa Tengah
mempunyai banyak potensi wisata yang belum terjamah. Banyak kalangan pun tau fungsi
Rawapening sendiri selain sebagai pariwisata air dan agrowisata juga sebagai suply air PLTA Jelok,
Irigasi pertanian sawah di Kabupaten Semarang, Demak dan Grobogan, Pengendali banjir daerah
hilir terutama di Kabupaten Demak dan Grobogan, Kegiatan Perikanan darat baik alami maupun
budidaya, penyedia air baku dan air industri, Persawahan pasang surut, penghasil handicraft dari
eceng gondok dan penambang gambut sebagai bahan dasar pupuk organik serta daerah budidaya
jamur. (Tengah, 2011). Namun hanya beberapa pihak terkait yang mengetahui permasalahan
sendimentasi yang mengancam keberadaan Rawapening sehingga di prediksi pada tahun 2020,
Rawapening akan menghilang.
Kesadaran masyarakat sekitar untuk merasa memiliki dan mencintai sehingga ikut serta
bertanggung jawab menjaga kelestarian danau merupakan salah satu cara untuk mempertahankan
Rawapening. Desa wisata dengan penekanan desain ekowisata menjadi upaya terkini sejalan
dengan pengembangan potensi pariwisata setempat dengan konservasi sebagai tujuan utamanya.
Keberhasilan desa wisata tersebut dalam meningkatkan pendapatan ekonomi lokal menggerakkan
penduduk setempat untuk ikut serta dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian
Rawapening.

Article Metrics: