skip to main content

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN MEMBAWA TAS BELANJA SENDIRI DENGAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (Studi Kasus Kecamatan Tembalang)

*Fairus Zakiah  -  Program Studi Teknik Industri, Indonesia
Aries Susanty  -  Program Studi Teknik Industri, Indonesia
Dyah Ika Rinawatio  -  Program Studi Teknik Industri, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Semarang. Sampah plastik adalah salah satu komponen yang ada dalam sampah yang berbahaya apabila tidak ditindaklanjuti dengan bijaksana. Dengan mengurangi volume sampah plastik, maka akan berkurang pula volume sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir. Dengan menganalisa perilaku konsumen terhadap lingkungan, khususnya pada perilaku “membawa tas belanja sendiri”, ada beberapa hal yang dapat diketahui. Pertama, mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku membawa tas belanja sendiri. Kedua, dapat merumuskan strategi untuk mengurangi pemakaian kantong plastik.

Sample yang digunakan yaitu daerah Kecamatan Tembalang karena memiliki jumlah ritel terbanyak diantara 16 Kecamatan lain yang ada di Semarang. Dalam penelitian ini jumlah sample yang diambil dari populasi adalah sebanyak 100 sample dengan harapan sudah mewakili populasi. Dengan menggunakan kerangka teori yang dikembangkan oleh (Sinnappan & Rahman, 2011) dan (Chan, 2001), maka akan diuji beberapa variabel yang mempengaruhi perilaku membawa tas belanja sendiri. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Partial Least Square dan Analysis of Variance dengan bantuan software SmartPLS 2.0 M3 dan Minitab 14.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perilaku membawa tas belanja sendiri dipengaruhi oleh niat. Sedangkan niat dipengaruhi oleh faktor sikap, keprihatinan, keseriusan, dan citra diri. Untuk profil demografis sendiri kuat pengaruhnya terhadap persepsi keprihatinan dan citra diri. Di samping itu ada perbedaan antara jenis pekerjaan untuk persepsi keprihatinan terhadap lingkungan. Dengan demikian, diperlukan beberapa strategi dalam upaya mengurangi penggunaan kantong plastik dengan perilaku membawa tas belanja sendiri. Strategi yang diusulkan antara lain Antecedent Strategies, Informational Strategies, dan Structural Strategies.

 


Waste is one of problems which faced by cities in Indonesia just like Semarang.  Plastics is one of component of those waste which dangerous if we are not capable to manage properly. Reducing the volume of plastics waste, would decreasing the volume of waste in landfill. Analyzing green behavior, especially “bring your own bag” behavior, there are  many things that we can get. First, we will know what factors affect “bring your own bag” behavior. Second, we can make strategy to reduce plastics based on factors that affect the behavior.

Researcher using sample in Tembalang because amount of retail in Tembalang is much more than others 16 District in Semarang city. Using 100 samples would be represent the population of the chosen area. Researcher using Partial Least Square and Analysis of Variance with SmartPLS 2.0 M3 and Minitab 14 software. Using framework theory whom (Sinnappan & Rahman, 2011) and (Chan, 2001) developed,  we will examine some variables affect “bring your own bag” behaviour and we will know what variable affect the most.

The result shows that the best predictor for “bring your own bag” behavior is intention. The best predictor for intention are environmental attitude, environmental concern, perceive seriousness of environmental problem, and concern for self image in environmental protection. While for demographic variables, only occupation is significant in explaining environmental factors especially for environmental concern variable. The result of the research can serve as guideline for citizen, government, and retailer to do some strategies such as Antecedent Strategies, Informational Strategies, dan Structural Strategies.

Fulltext
Keywords: plastik; membawa tas belanja sendiri; perilaku ramah lingkungan; PLS

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.