Perencanaan Sistem Perawatan Mesin Urbannyte Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance II (RCM II) (Studi Kasus di departmen produksi PT. Masscom Graphy, Semarang)

*Kurniawan Kurniawan  -  Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Rani Rumita  -  Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 231 189
Abstract

PT. Masscom Graphy sebagai perusahan percetakan koran pada umumnya sering mengalami kerusakan pada mesin produksi. Berdasarkan data kerusakan pada periode April 2013 sampai dengan Maret 2014, Mesin Urbannyte memiliki frekuensi breakdown terbesar. Reliability Centered Maitenance II adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan perawatan dari setiap komponen mesin. Penerapan metode Reliability Centered Maintenance II mampu memberikan interval perawatan yang lebih baik agar keandalan mesin menjadi lebih baik. Dari hasil nilai Risk Priority Number (RPN) dapat terlihat bahwa terdapat 4 komponen Mesin Urbannyte yang memiliki nilai RPN terbesar yaitu tucker blade sebesar 160, elektromanetik clutch sebesar 150, bearer sebesar 128 dan belt ring sebesar 120. Berdasarkan Logic Tree Analysis (LTA), komponen tucker blade, elektromanetik clutch, bearer dan belt ring tersebut harus dilakukan kegiatan schedulled discard task dan pada analisis karakteristik kegagalan untuk 4 komponen tersebut termasuk dalam fase laju kerusakan yang cenderung tajam atau meningkat yang perlu dikakukan penggantian. Terkait biaya perawatan (Tc) dan interval penggantian untuk meminimalisir downtime pada komponen tucker blade sebesar Rp 2.433.676 per 61 hari, elektromanetik clutch sebesar Rp 2.198.415 per 72 hari, bearer sebesar Rp 1.813.811 per 81 hari dan belt ring sebesar Rp 1.801.597 per 60 hari.

 

 

 

 

ABSTRACT

 

PT. Masscom graphy as newspaper printing company in most frequently machines breakdown. Based on history for the period April 2013 to March 2014, Urbannyte machine has the largest breakdown frequency. Reliability Centered Maitenance II is one of the methods that can be used to perform maintenance actions. Application of Reliability Centered Maintenance II method is able to provide optimum intervals in order to the reliability of the machine can be better. From the results of the Risk Priority Number can be seen that there are 4 components Urbannyte machine that has the largest value. Tucker blade has 160 point, elektromanetik clutch has 150 point, bearer has 128 point and belt ring has 120 point. Based on Logic Tree Analysis, tucker blade, elektromanetik clutch, bearer and belt ring should be schedulled discard task activities and from the analysis of failure characteristics for the four components should be wear out region classifications which needs to replacement components. Regarding to cost of maintenance and replacement interval to minimize downtime, tucker blade component is Rp 2.433.676  for 61 days, elektromanetik clutch is Rp 2.198.415 for 72 days, bearer is Rp 1.813.811  for 81 days and belt ring is Rp 1.801.597 for 60 days.

 

Keywords: RCM II; Biaya Perawatan (Tc); Interval Penggantian.

Article Metrics: