skip to main content

EVALUASI LOADING CAPACITY PADA PROSES PRODUKSI LINI STAMPING X DI PT XYZ DENGAN PENDEKATAN PENGUKURAN GROSS STROKE PER HOUR (GSPH)

*Samuel Siburian  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wiwik Budiawan  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Perkembangan industri otomotif di Indonesia yang semakin pesat menuntut perusahaan manufaktur komponen otomotif untuk terus meningkatkan efisiensi proses produksinya. PT XYZ sebagai salah satu perusahaan penyedia komponen kendaraan roda dua dan empat, menghadapi permasalahan dalam ketidakseimbangan kapasitas beban kerja (loading capacity) pada lini produksi stamping Others.Ketidakseimbangan beban kerja pada lini produksi merupakan salah satu penyebab menurunnya efisiensi dalam proses manufaktur. Penelitian ini dilakukan di lini produksi stamping Others PT XYZ, yang memproduksi komponen otomotif roda dua dan empat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakteraturan distribusi beban kerja antar mesin, yang menyebabkan terjadinya kondisi overutilization dan underutilization. Untuk mengatasi hal ini, penelitian diawali dengan melakukan proses grouping terhadap mesin berdasarkan kesamaan lokasi fisik, kapasitas teknis, dan jenis part yang diproduksi. Hasilnya, mesin mesin di lini stamping others berhasil dikelompokkan ke dalam tujuh grup. Setelah proses grouping, dilakukan pengumpulan data cycle time dan forecasting produksi tiap part. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung Gross Stroke Per Hour (GSPH) dan selanjutnya menghitung loading capacity setiap grup mesin. Hasil perhitungan menunjukkan variasi beban kerja yang cukup signifikan dengan rata-rata keseluruhan 13,9 jam. Angka tersebut masih jauh dari angka ideal yang didasarkan pada jam kerja perusahaan yaitu 15,2 jam.Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan pemanfaatan mesin antar grup. Untuk meningkatkan fleksibilitas dan pemerataan beban kerja, direkomendasikan strategi modifikasi dies agar part dengan desain serupa dapat dialokasikan ke lebih dari satu mesin. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi waktu menganggur pada mesin dengan beban rendah.
Keywords: Loading Capacity; Gross Stroke Per Hour (GSPH); Grouping Mesin; Modifikasi Dies; Efisiensi Produksi
Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.