BibTex Citation Data :
@article{IEOJ58976, author = {Haikal Zulfikar and Denny Nurkertamanda}, title = {PERBAIKAN METODE KERJA PADA PROSES PENGUKURAN TAPE ACCESSORIES MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM OTOMASI (STUDI KASUS PT XYZ)}, journal = {Industrial Engineering Online Journal}, volume = {1}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {automasi; ergonomi; industri garmen; waste material; musculoskeletal disorders; RULA}, abstract = { Pengukuran tape accessories di PT XYZ menjadi salah satu permasalahan karena menyebabkan tingginya waste material serta menimbulkan keluhan musculoskeletal pada operator. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual dan bersifat repetitif. Penelitian ditujukan untuk mengevaluasi metode kerja sebelum dan sesudah impementasi otomasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung, time study, analisis waste material, serta evaluasi ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) sebelum dan sesudah implementasi mesin otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mesin otomatis mampu meningkatkan konsistensi proses pengukuran tape dan menurunkan waste material pada material elastis dari 8,07% menjadi 1,18% serta material non-elastis dari 5,93% menjadi 1,20%. Sehingga, dari tiga skenario yang diuji, diperoleh skenario optimal yang mampu mengurangi kerugian sebesar Rp35.177.565,08. Selain itu, penerapan mesin otomatis juga memperbaiki postur kerja operator yang ditunjukkan dengan penurunan skor RULA dari 7 menjadi 4, sehingga tingkat risiko ergonomi berkurang dari kategori risiko tinggi menjadi risiko sedang. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan otomasi dinilai layak diterapkan untuk menurunkan waste material dan meningkatkan aspek ergonomi pada industri garment. }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/58976} }
Refworks Citation Data :
Pengukuran tape accessories di PT XYZ menjadi salah satu permasalahan karena menyebabkan tingginyawaste material serta menimbulkan keluhan musculoskeletal pada operator. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual dan bersifat repetitif. Penelitianditujukan untuk mengevaluasi metode kerja sebelum dan sesudah impementasi otomasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung, time study, analisis waste material, serta evaluasi ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) sebelum dan sesudah implementasi mesin otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mesin otomatis mampu meningkatkan konsistensi proses pengukuran tape dan menurunkan waste material pada material elastis dari 8,07% menjadi 1,18% serta material non-elastis dari 5,93% menjadi 1,20%. Sehingga, dari tiga skenario yang diuji, diperoleh skenario optimal yang mampu mengurangi kerugian sebesar Rp35.177.565,08. Selain itu, penerapan mesin otomatis juga memperbaiki postur kerja operator yang ditunjukkan dengan penurunan skor RULA dari 7 menjadi 4, sehingga tingkat risiko ergonomi berkurang dari kategori risiko tinggi menjadi risiko sedang. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan otomasi dinilai layak diterapkan untuk menurunkan waste material dan meningkatkan aspek ergonomi pada industri garment.
Last update:
Program Studi Teknik Industri
Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang Semarang 50239
Telp / Fax : (024) 7460052
Email : i_engineering@ymail.com