skip to main content

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK KACA PADA WAREHOUSE DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus: PT. TOYOTA ASTRA MOTOR SPLD)

*Jessen Jekaharap  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nia Budi Puspitasari  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
PT. Toyota Astra Motor divisi SPLD merupakan divisi PT Toyota Astra Motor yang berada di bidang logistic yang memiliki pangsa pasar yang besar di Indonesia. Dikarenakan pangsa pasar yang besar dan banyaknya ketatnya bisnis, maka PT. Toyota Astra Motor divisi SPLD memberikan kualitas yang tinggi. Oleh karena itu perusahaan mempunyai proses yang dibuat dengan mempertimbangkan standar yang sudah ditetapkan. Namun pada kenyataannya pada produk kaca masih sering terjadi berbagai penyimpangan dan hambatan yang mengakibatkan produk dianggap cacat atau defect. Sehingga pengendalian kualitas sangatlah perlu dilakukan agar perusahaan dapat mengoreksi terjadinya kesalahan atau penyimpangan dalam prosesnya. Setelah adanya koreksi ini, diharapkan perusahaan mampu meminimalkan kerugian baik yang dilihat dari sisi kuantitas, kualitas, ataupun waktu. Salah satu cara untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas dalam suatu perusahaan adalah dengan metode six sigma. Six Sigma itu sendiri merupakan suatu visi peningkatan kualitas menuju target 3,4 kegagalan dalam persejuta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk (barang dan jasa), upaya giat menuju kesempurnaan (zero-deffect-kegagalan nol).
Keywords: Pengendalian Kualitas, Six Sigma, DMAIC, DPMO, Fault Tree Analysis; FMEA; Produk Kaca; Warehouse
Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.