skip to main content

OPTIMALISASI RUTE DISTRIBUSI PRODUK PERTALITE DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX UNTUK MEMINIMASI JARAK TEMPUH DAN BIAYA DISTRIBUSI (STUDI KASUS: INTEGRATED TERMINAL SEMARANG PT PERTAMINA MOR IV)

*Fariez Alkaisi  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Abstrak Integrated Terminal Semarang merupakan terminal bahan bakar yang terletak di Kota Semarang. Terminal ini berfungsi untuk melakukan proses penerimaan, penimbunan, dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Jawa Tengah. Dalam menentukan rute yang tepat pada distribusi BBM ke SPBU, dilakukan dengan menggunakan metode Saving Matrix. Pada hasil penelitiannya, dilakukan pendataan pengiriman produk pertalite pada Tanggal 1 Oktober 2019 dengan menghasilkan 20 SPBU. Setelah itu dilakukan perhitungan untuk membandingkan antara rute awal dengan rute rekomendasi. Pada perhitungan Saving Matrix menghasilkan rute rekomendasi sebesar 210,3 KM. Jika dibandingkan dengan rute eksisting Integrated Terminal Semarang yang menggunakan Software MS2 yang menghasilkan rute sebesar 232,5 KM, maka terdapat selisih jarak sebesar 22,2 KM dan selisih biaya sebesar Rp. 86.605,83. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa Metode Saving Matrix lebih efektif dibandingkan dengan Software MS2 yang diterapkan oleh Integrated Terminal Semarang. Kata Kunci: Distribusi; Optimasi; Jarak Abstract [Optimization of Pertalite Product Distribution Routes Using the Saving Matrux Method to Minimize the mileage and Distribution Cost (case study: Integrated Terminal Semarang PT Pertamina MOR IV)] Integrated Terminal Semarang is a fuel terminal located in the city of Semarang. This terminal functions to carry out the process of receiving, stockpiling, and distributing fuel oil (BBM) for the Central Java region. In determining the right route for the distribution of fuel to gas stations, it is done using the Saving Matrix method. In the results of his research, a data collection of pertalite product shipments was carried out on October 1, 2019 by producing 20 gas stations. After that, calculations are carried out to compare the initial route with the recommended route. The Saving Matrix calculation produces a recommended route of 210.3 KM. When compared with the existing Semarang Integrated Terminal route using MS2 Software which produces a route of 232.5 KM, then there is a distance difference of 22.2 KM and a cost difference of Rp. 86,605.83. In this study, it was concluded that the Saving Matrix method was more effective than the MS2 Software implemented by the Integrated Terminal Semarang. Key Words : Distribution; Optimization; Distance
Fulltext View|Download
Keywords: Distribution; Optimization; Distance

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.