skip to main content

USULAN PERENCANAAN KEBUTUHAN PEMASANGAN INDIHOME TAHUN 2017 DENGAN METODE FORECASTING PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK REGIONAL IV

*Rakhmalia Dagi  -  Departemen Teknik Industri, Indonesia
Darminto Pujotomo  -  Departemen Teknik Industri, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Perkembangan Telekomunikasi dan internet saat ini mendorong perusahaan telekomunikasi memaksimalkan keuntungan dengan sumber daya yang ada. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Regional IV merupakan perusahaan yang  menyediakan  layanan  telekomunikasi  dan  jaringan  terbesar  di  Indonesia memiliki permasalahan mengenai permintaan pelayanan yang berdampak pada sumber daya manusia yang dimiliki. Indihome merupakan salah satu produk unggulan yang permintaannya naik turun seperti pada bulan juni 2016 permintaan pemasangan indihome mencapai 2533 mengalami penurunan di bulan juli menjadi 2425 dan meningkat lagi pada bulan agustus menjadi 3012. Ketidakpastian permintaan mengakibatkan permasalahan pemasangan internet ke konsumen. Terdapat sekitar 10% keluhan konsumen atas keterlambatan pemasangan saat permintaan meningkat akibat keterbatasan teknisi. Sedangkan perusahaan menambah teknisi akan menambah cost dan teknisi menganggur bila permintaan pemasangan menurun. Oleh karena itu, untuk menghadapi ketidakpastian permintaan dilakukan forecasting metode yaitu Single Moving Average, Center Moving Average, Double Moving Average, Single Exponential Smoothing, dan Double Exponential Smoothing. Pemilihan metode dikarenakan  plot data historis yang konstan dan peramalan dilakukan software QM for window dan minitab. Metode 3 Center Moving Average terpilih menjadi metode terbaik karena memiliki nilai error U-Theil terkecil yaitu 0,51 dan dinyatakan valid karena semua eror berada pada batas kendali dengan peta moving range.

 

Abstract

 

The current development of Telecommunications and the Internet, prompting telecommunication companies to maximize profits with existing resources. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Regional IV is a company that provides telecommunication services and the largest network in Indonesia has problems regarding service demand that impact on human resources owned. Indihome is one of the leading products whose demand is up and down as in June 2016 the demand for installation of the indihome reached 2533 decreased in July to 2425 and increased again in August to 3012. Uncertainty of demand resulted in the problem of internet installation to the consumer. There are about 10% of consumer complaints for late installation when demand increases due to technician limitations. While the company adds technicians will add cost and unemployed technicians if the installation request decreases. Therefore, to face the uncertainty of demand done forecasting method of Single Moving Average, Moving Average Center, Double Moving Average, Single Exponential Smoothing, and Double Exponential Smoothing. The choice of method is due to constant historical data plot and forecasting of QM for window and minitab software. Method 3 Center Moving Average was chosen to be the best method because it has the smallest U-Theil error value of 0.51 and is declared valid because all the errors are on the control limit with the moving range map.

Fulltext View|Download
Keywords: Forecasting; Single Moving Average; Center Moving Average; Double Moving Average; Single Exponential Smoothing; dan Double Exponential Smoothing; U-Theil; Peta Moving Range

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.