Analisis Cakupan Perubahan Area Hutan Jati Dengan Metode Line Transect Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (Studi Kasus: Kecamatan Ngasem)

Syafiri Krisna Murti, Bambang Sudarsono, Bandi Sasmito

Abstract


Abstrak

Kecamatan Ngasem adalah salah satu kecamatan yang ada dikota Bojonegoro provinsi Jawa Timur.Yang sebagian besar penggunaan lahannya adalah hutan.kelestarian hutan dan ketahanan pangan merupakan dua hal yang seringkali menjadi berita penting. Pada saat muncul masalah kerusakan hutan, segera dikemukakan hal itu karena sejumlah penduduk sekitar hutan kekurangan pangan, sehingga mereka menebang hutan yang dapat menimbulkan kerusakan. Terkait dengan berita  tersebut yang perlu diketahui adalah kemungkinan memanfaatkan hutan untuk medukung ketahanan pangan masyarakat khususnya di sekitar hutan tanpa menimbulkan gangguan kerusakan hutan.

Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai perhitungan kerapatan vegetasi dengan metode Line Transect. Dari perhitungan ini akan didapatkan nilai kerapatan, frekuensi, dominansi dan persentase yang bisa digunakan dalam menentukan jumlah cadangan vegetasi untuk kedepannya. Hasil dari perhitungan ini adalah 63% hutan terdiri dari pohon jati, 23% pohon Jabon dan 10% pohon Mahoni. Dan penurunan vegetasi yang paling tinggi terjadi di desa Ngasem dengan total penurunannya lebih dari 100 batang pohon pertahunnya dan penurunan vegetasi yang paling rendah terjadi di desa Ngantru.

 

Kata Kunci : Kerapatan ,Vegetasi, Metode Line Transect.

 

Abstract

Subdistrict Ngasem is one area that located in the Bojonegoro city, East Java .Land use is mainly forest . Forest conservation and food endurance are two things that often become important news . At the time of deforestation problem arises , immediately stated that because a number of forest dwellers lack of food , so they cut down forests that can cause damage. Associated with the news you need to know is the possibility of using forests to endorse food endurance, especially in communities around the forest without causing any disturbance of forest destruction .

In this final projectwill discuss  the calculation of the density of vegetation with Line Transect method . From this calculation we will get the value of density , frequency , dominance and the percentage that can be used in determining the amount of reserves for future vegetation . The result of this calculation is 63 % forest consisting of oak , 23 % and 10 % Jabon tree Mahogany trees . And decreased vegetation highest in Ngasem village with total reductions of more than 100 trees from 1 year and low reduction vegetation occur in theNgantruvillage .

Keywords : density , vegetation , Line Transect Method .

*)Penulis Penanggung Jawab



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats