skip to main content

ANALISIS IDENTIFIKASI FASE TUMBUH PADI UNTUK ESTIMASI PRODUKSI PADI DENGAN ALGORITMA EVI DAN NDRE MULTITEMPORAL PADA CITRA SENTINEL-2 DI KABUPATEN DEMAK

Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Kabupaten Demak merupakan salah satu kabupaten penghasil produktivitas padi terbesar di Jawa Tengah. Tahun 2009 Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penghasil produktivitas padi terbesar di Indonesia.  Informasi prediksi produksi padi dapat dilakukan sebagai upaya pendukung untuk pemerintah dalam melaksanakan program ketahanan pangan. Ketahanan pangan bertujuan agar Indonesia dapat kembali swasembada pangan. Peningkatan produksi padi harus diiringi dengan peningkatan hasil dan perluasan area sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi fase tumbuh padi yang dapat digunakan untuk mengestimasi produksi padi menggunakan citra satelit Sentinel-2. Algoritma yang digunakan dalam penentuan fase tumbuh padi adalah algoritma EVI (Enhanced vegetation Index) dan algoritma NDRE (Normalized Difference Red-Edge Index). Model peramalan statistika ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average ) digunakan untuk menentukan estimasi produksi padi. Hasil penelitian berupa analisis algoritma terbaik dalam penentuan fase tumbuh padi yaitu algoritma NDRE yang lebih baik dibanding dengan algoritma EVI dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,6095 sehingga memiliki nilai keterpengaruhan sebesar 60,95% dengan model persamaan y = -0,0131 x2 + 0,1484 x + 0,0758. Hasil estimasi produksi padi Kabupaten Demak tahun 2020 pada fase 1 yaitu 780.832,062 kwintal, fase 2 yaitu 134.158,68 kwintal, fase 3 yaitu 67.007,979, fase 4 yaitu 30.042,981 kwintal, fase 5 yaitu 51.665.364 kwintal, fase 6 yaitu 677.001,807 kwintal, fase 7 yaitu 311.704,848 kwintal, fase 8 yaitu 620.269,812 kwintal, fase 9 yaitu 833.853,285 kwintal, dan fase 10 yaitu 753.001,272 kwintal.

 

Kata Kunci: EVI, Fase Tumbuh Padi, NDRE, Produksi Padi, Sentinel-2.

 

ABSTRACT

Demak Regency is one of the largest paddy producing districts in Central Java. In 2009 Central Java became the province with the largest paddy productivity producer in Indonesia. Information on rice production predictions can be used as a support effort for the government in implementing food security programs. Food security aims so that Indonesia can return to food self-sufficiency. Increased rice production must be accompanied by increased yields and expansion of rice fields. This study aims to determine the distribution of rice growth phases which can be used to estimate rice production using Sentinel-2 satellite imagery. The algorithms used in determining the phase of rice growth are the EVI (Enhanced Vegetation Index) algorithm and the NDRE (Normalized Difference Red-Edge Index) algorithm. As well as to determine the estimated rice production used the ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) statistical forecasting model. The results of the research are the best algorithm analysis in determining the phase of rice growth, namely the NDRE algorithm which is better than the EVI algorithm with a coefficient of determination (R2) of 0,6095 so that it has an influence value of 60,95% with the equation model y = -0,0131 x2 + 0,1484 x + 0,0758 . The results of the estimated rice production for Demak Regency in 2020 in phase 1 are 780.832,062 quintals, phase 2 is 134.158,68 quintals, phase 3 is 67.007,979, phase 4 is 30.042,981 quintals, phase 5 is 51.665,364 quintals, phase 6 is 677.001,807 quintals, phase 7 is 311.704,848 quintals , phase 8 is 620.269,812 quintals, phase 9 is 833.853,285 quintals, and phase 10 is 753.001,272 quintals.

 

Fulltext View|Download
Keywords: EVI, Fase Tumbuh Padi, NDRE, Produksi Padi, Sentinel-2.

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.