ANALISIS PERBANDINGAN POTENSI ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN BERDASARKAN TOTAL NILAI EKONOMI DENGAN MEMANFAATKAN NILAI KEBERADAAN DAN NILAI GUNA LANGSUNG ( STUDI KASUS : PANTAI WIDURI DAN PANTAI BLENDUNG KABUPATEN PEMALANG)

Kanti Ismawati, Sawitri Subiyanto, Fauzi Janu Amarrohman

Abstract


ABSTRAK

Kawasan wisata merupakan aset yang tidak ada nilai pasar sehingga perlu perhitungan dengan metode pendekatan. Penelitian ini perlu dilakukan untuk membantu penentuan pengembangan suatu kawasan. Pada penelitian ini penghitungan zona nilai ekonomi kawasan menggunakan metode Contingent Valuationt Method (CVM) dan Travel Cost Method (TCM). Data yang digunakan dalam perhitungan sebanyak 130 responden untuk TCM Pantai Widuri, 120 responden untuk TCM Pantai Blendung dan 120 responden untuk CVM Pantai Widuri, 110 responden CVM untuk Pantai Blendung. Data responden TCM adalah pengunjung wisata yang ada di kedua kawasan pantai, sedangkan responden data CVM adalah orang-orang yang memanfaatkan pantai kawasan penelitian seperti pedagang dan pekerja di sekitar kawasan pantai. Teknik pengambilan sample dengan metode Non Probability Sampling artinya setiap anggota populasi mempunyai peluang terpilih tidak sama. Analisis data yang di lakukan dengan memanfaatkan nilai keberadaan dan nilai guna langsung. Data yang sudah terkumpul dilakukan uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, dan multikolinearitas), validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 20 untuk mengetahui tipe data yang digunakan. Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan perhitungan menggunakan software excel dan software Maple 17. Hasil penelitian adalah total nilai ekonomi Pantai Widuri Rp. 33.655.483.296, total nilai ekonomi Pantai Blendung Rp. 1.869.729.929. Potensi wisatai dipengaruhi oleh jarak, jumlah pengunjung wisata dan jumlah penduduk kabupaten/kota. Interaksi spasial tertinggi ada pada Pantai Widuri dan Kabupaten Pemalang yang menunjukan potensi Pantai Widuri lebih besar dibanding Pantai Blendung.

 

Kunci : CVM, Pantai Blendung, Pantai Widuri, TCM, ZNEK.

 

ABSTRACT

Tourist area is an asset that has no market value so it needs to be calculated using the approach method. This research needs to be done to help determine the development of an area. In this research calculation of  zone economic value using the Contingent Valuationt Method (CVM) and Travel Cost Method (TCM).  calculation tcm 130 respondents for Widuri Beach, 120 respondents for Blendung Beach and cvm 120 respondents for Widuri Beach, 110 CVM respondents for Blendung Beach. TCM respondent are visitors in areas,  CVM respondents are people who use the area beaches such as traders and workers around the area. The sampling technique is the Non Probability Sampling method, meaning the opportunity for each member of the selected population is not the same. analysis by utilizing the existence value and direct value. The collected data is tested by classical assumptions (normality, autocorrelation, heteroscedasticity, and multicollinearity), validity and reliability using SPSS 20 to find out type data. processing method used multiple linear regression analysis and calculation using Maple 17. The results of the study total economic value of Widuri Beach Rp. 33,655,483,296,  total economic value of Blendung Beach Rp. 1,869,729,929. Tourism potential is influenced by distance, number of tourist visitors and the number of residents of the district / city. The highest spatial interactions in Widuri Beach and Pemalang District.

 

Keywords: Blendung Beach, CVM, TCM, Widuri Beach, ZNEK.


Keywords


CVM, Pantai Blendung, Pantai Widuri, TCM, ZNEK

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats