PEMANFAATAN ENHANCED BUILT-UP AND BARENESS INDEX (EBBI) UNTUK PEMETAAN KAWASAN TERBANGUN DAN LAHAN KOSONG DI KOTA SEMARANG

DITHO TANJUNG PRAKOSO, Bandi Sasmito, Hani'ah Hani'ah

Abstract


Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh mengalami perkembangan pesat, baik dari segi akurasi dan kualitas hasil maupun dari segi kemampuan software dalam pengolahanya. Teknologi ini dapat digunakan dalam memonitor dan memetakan kawasan terbangun dan lahan kosong di kota besar. Dengan adanya tingkat urbanisasi yang tinggi menyebabkan pertumbuhan penduduk di kota besar mengalami peningkatan. Seperti halnya di Kota Semarang, pertumbuhan penduduk mengalami peningkatan. Hal ini terjadi karena Kota Semarang merupakan salah satu pusat kegiatan berbagai sektor baik perindustrian perdagangan, pemerintahan dan perekonomian. Dampak dari urbanisasi adalah meningkatnya jumlah kawasan terbangun yang ada karena kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal dan sarana prasarana. Dibutuhkan pemetaan mengenai daerah terbangun dan lahan kosong agar dapat menjamin ketersediaan lahan tempat tinggal bagi pendatang maupun masyarakat setempat. Dalam penelitian ini digunakan algoritma Enhanced Built-Up and Bareness Index (EBBI) dalam pengolahan data citra penginderaan jauh. Algoritma ini dipilih karena dapat membedakan kawasan terbangun dan lahan kosong dalam pemetaan kawasan terbangun sehingga dalam perencanaan pembangunan kawasan terbangun dapat memberikan informasi mengenai kawasan terbangun dan lahan kosong. Pengolahan data menggunakan EBBI pada band 5, 6 dan 10 (NIR, SWIR, TIR) pada citra Landsat 8 OLI/TIRS. Data citra yang digunakan adalah citra tahun 2013, 2015, 2017. Selanjutnya dilakukan klasifikasi berdasarkan rentang nilai index yang telah ditetapkan dalam pengkelasan kawasan terbangun dan lahan kosong. Hasil dari penelitian ini adalah peta persebaran kawasan terbangun dan lahan kosong di Kota Semarang. Peta tersebut akan dianalisis mengenai persebaran kawasan terbangun dan lahan kosong dan perubahan total luas serta luas setiap kecamatan di Kota Semarang dengan peta multi temporal dari tahun 2013, 2015, 2017. Selain itu dilakukan validasi data di lapangan untuk mengetahui kesesuaian kawasan terbangun dan lahan kosong antara hasil klasifikasi citra tahun 2017 dan hasil validasi data. Kesimpulan yang diperoleh adalah perubahan luas kawasan terbangun dan lahan kosong di Kota Semarang tahun 2013, 2015, dan 2017 yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan pembangunan di Kota Semarang.


Keywords


Enhanced Built-Up and Bareness Index (EBBI), NIR, SWIR, TIR

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats