skip to main content

ANALISIS SPASIAL PERSEBARAN TOKO MEBEL DI KABUPATEN JEPARA PROPINSI JAWA TENGAH

Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Kabupaten Jepara merupakan kabupaten yang terkenal  dengan  sentra industri kerajinan ukir dan mebel kayu  yang merupakan salah satu komoditi andalan Jawa Tengah.  Adanya andalan industri mebel ini menyebabkan  sebagian besar lahan di Kabupaten Jepara dimanfaatkan untuk pengembangan industri mebel kayu. Perkembangan industri mebel mempengaruhi pertumbuhan toko mebel kayu di setiap lokasi strategis di Kabupaten Jepara.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pola persebaran toko mebel  kayu  di sepanjang jalan utama di  Kabupaten Jepara  menggunakan analisis spasial dengan  buffering ArcGIS  dan mengetahui  besarnya pengaruh lokasi (place)  terhadap status  operasional  (buka/tutup)  toko mebel  kayu menggunakan analisis regresi logistik biner dari SPSS dan OpenStat. Dalam penelitian ini, parameter lokasi yang ditetapkan adalah kedekatan dengan pusat kota dan persebaran pemukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei analitik dengan pendekatan  cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran langsung menggunakan alat GPS  Handheld  di lapangan.  Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa jumlah toko mebel di sepanjang jalan utama Kabupaten Jepara pada tahun 2011 adalah sebanyak 377 buah toko dengan pola persebaran toko mebel yang mengumpul di kawasan dekat pusat kota.

Nilai persentase toko mebel yang masih beroperasi (buka) adalah sebesar 88,59% dan toko mebel yang sudah tidak beroperasi (tutup) adalah sebesar  11,41 %. Sedangkan hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa nilai persentase pengaruh bersama dari faktor kedekatan dengan pusat kota dan persebaran pemukiman terhadap status operasional toko mebel adalah sebesar 34,21 %. Dari uji statistik tersebut, didapatkan pula kesimpulan bahwa faktor kedekatan toko mebel dengan pusat kota memiliki pengaruh terhadap status operasional toko mebel. Sedangkan faktor  kedekatan toko mebel dengan kawasan pemukiman tidak berpengaruh terhadap status operasional toko mebel.

Fulltext View|Download
Funding: Geodesy Engineering

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.