skip to main content

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DENGAN DATA CITRA RESOLUSI MENENGAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Semarang Bagian Barat dan Semarang Bagian Timur)

*Riski Kadriansari  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Sawitri Subiyanto  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Sudarsono  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Kota Semarang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dengan laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Indonesia, dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi maka permintaan tempat tinggal yang layak huni akan semakin meningkat, dalam pemilihan tempat tinggal atau permukiman yang layak huni harus benar-benar diperhatikan dalam segi aksesbilitas dan fisik lahan. Kesesuaian lahan permukiman yang layak huni akan berpengaruh dalam keawetan bangunan, nilai ekonomis, dan dampak perumahan terhadap lingkungan di sekitarnya. Metode yang digunakan adalah dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG), AHP berguna untuk menunjukan besar bobot yang mempengaruhi masing-masing parameter dan SIG memiliki peran dalam menganalisis proses evaluasi kesesuaian lahan yang sesuai dengan parameter yang telah ditentukan. Berdasarkan analisis menggunakan metode AHP yang mempengaruhi untuk masing-masing parameter sebesar 35,15% gerakan tanah, kemiringan lereng 31,25%, jenis tanah 16,79%, penggunaan lahan 6,59%, jalan terhadap jalan utama 5,57%, curah hujan 5,02%. Dari hasil overlay peta hasil skoring maka didapat 8.490 (ha) sangat sesuai untuk permukiman, lahan dengan luas 7.683 (ha) sesuai untuk permukiman, lahan sekitar 1667 (ha) cukup sesuai untuk permukiman. lahan sekitar 64 (ha) kurang sesuai untuk permukiman. Dari hasil yang telah didapatkan maka wilayah Semarang bagian timur dan semarang bagian barat sudah sangat baik dalam kesesuaian lahan untuk permukiman karena 40,83% sangat cocok untuk permukiman dan hanya 0,43% yang kurang cocok untuk permukiman. 

Fulltext View|Download
Keywords: AHP, Kesesuaian lahan, Permukiman, SIG
Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
Share:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2021-09-20 02:49:40

No citation recorded.