skip to main content

ANALISIS PERUBAHAN NILAI TANAH AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH MENGGUNAKAN SIG DI PULAU KARIMUNJAWA DAN PULAU KEMOJAN TAHUN 2010 DAN 2016

*Riandhi Anugrah  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Sawitri Subiyanto  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Hani'ah hani'ah  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Perkembangan dan penggunaan tanah berjalan seiring dengan kebutuhan manusia dan pertumbuhan penduduk serta kegiatan usaha yang terjadi. Sehingga menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan tanah dan meningkatnya nilai tanah. Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemojan kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara dengan banyaknya minat untuk investor untuk menanmkan modalnya terutama tanah. Sementara  tanah  merupakan  sebuah  sumber  daya  yang  dibutuhkan  oleh  manusia dan tanah merupakan sumber daya yang terbatas dan tidak dapat bertambah, sehingga diperlukan penelitian untuk melakukan analisis perubahan nilai tanah terhadaap penggunaan tanah tersebut.

Penelitian ini memakai peta digital penggunaan tanah tahun 2010 dan 2016, untuk melakukan analisis overlay dan mengetahui perubahan penggunaan tanah. Untuk peta zona nilai tanah diperoleh dengan melakukan survei lapangan serta perhitungan harga tanah untuk mengetahui perubahan harga yang terjadi dalam rentang waktu tahun 2010-2016 serta perubahan harga yang terjadi akibat perubahan penggunaan tanah. Tahap terakhir dalam pengujian nilai tanah melakukan analisis regresi linier berganda guna mengetahui variabel atau faktor mana saja yang mempengaruhi nilai tanah dengan melakukan pengolahan menggunakan Software SPSS.

Dari hasil penelitian ini di peroleh 107 zona dengan nilai nilai indeks rata-rata tertinggi pada tahun 2010 berada pada zona 37 dan zona 2 untuk tahun 2016. Total perubahan tanah yang terjadi sebesar 96,72 Ha. Dengan perubahan penggunaan tanah terbesar terjadi pada perkebunan yang menjadi sawah dengan luas perubahan 50,74 Ha (1,44%). Dari hasil pengujian statistik variabel bebas yang berpengaruh adalah jarak terhadap pusat kecamatan, tempat pariwisata, bandara dan fisik jalan berpengaruh terhadap kenaikan harga tanah dengan nilai 75,1% dengan nilai COV sebesar 30,79% dan PRD sebesar 1,11.
Fulltext View|Download
Keywords: Nilai Tanah, Perubahan Penggunaan Tanah, Regresi Linier, ZNT
Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
Share:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2021-09-20 18:43:32

No citation recorded.