PENGGUNAAN PARAMETER ORIENTASI EKSTERNAL (EO) UNTUK OPTIMALISASI DIGITAL TRIANGULASI FOTOGRAMETRI UNTUK KEPERLUAN ORTOFOTO

*Syarifa Naula Husna  -  Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Sawitri Subiyanto  -  Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Hani'ah Hani'ah  -  Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 24 Oct 2016; Published: 1 Nov 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 709 358
Abstract

ABSTRAK

Dalam pelaksanaan pemetaan fotogrametri udara dibutuhkan titik-titik yang diketahui dan memiliki referensi koordinat tanah lokasi dimana pengukuran dilaksanakan. Titik-titik ini disebut dengan Ground Control Point atau titik kontrol (Seker dan Duran, 2011). Namun selain hanya menggunakan GCP, pengolahan fotogrametri udara juga dapat dilakukan dengan menambahkan parameter orientasi eksternal (EO) hasil ekstraksi GNSS dan IMU yang terpasang pada kamera. EO ini berupa koordinat posisi principal point (X, Y, Z) dan rotasi (omega, phi, kappa) masing-masing foto udara. Penggunaan orientasi eksternal (EO) dalam menghasilkan ortofoto dapat meminimalisir kebutuhan tie point pada wilayah overlap foto udara (Ip dkk, 2007).

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi udara digital dengan menambahkan parameter orientasi eksternal (EO) pada tiga sampel penelitian yang memiliki jumlah panjang basis yang berbeda untuk menghasilkan ortofoto. Sampel-sampel tersebut yakni foto udara dengan 8 basis, 4 basis, dan 2 basis. Seluruh pelaksanaan penelitian yang akan dilaksanakan menggunakan perangkat lunak Inpho Application Master.

Setelah ortofoto seluruh sampel terbentuk didapatkan nilai RMSEX GCP untuk foto udara 8 basis sebesar 0,547 meter, RMSEY 0,670 meter dan RMSEZ 1,162 meter. Kemudian untuk foto udara 4 basis dihasilkan RMSEX sebesar 0,392 meter, RMSEY 0,573 meter dan RMSEZ 0,527 meter. Sedangkan untuk foto udara 2 basis dihasilkan RMSEX sebesar 0,137 meter, RMSEY 0,428 meter, dan RMSEZ 0,377 meter. Untuk nilai ketelitian horizontal yang didapatkan adalah 0,617 meter skala 1:5000 pada foto udara 8 basis, 0,605 meter skala 1:5000 pada foto udara 4 basis, serta 0,477 meter skala 1:2500 pada foto udara 2 basis.

 

Kata Kunci : Fotogrametri, GCP, Orientasi Eksternal, Ortofoto, Triangulasi Udara.

 

ABSTRACT

Aerial photogrammetry mapping needs points which are has been identified and have a ground reference coordinates of the location where the points was measured. Those points are called Ground Control Point (Seker and Duran, 2011). However, the aerial photogrammetry can be measured just by adding exterior orientation parameters which extracted from GNSS and IMU that applied on camera. EO is a data that consist six parameters in a two groups, first group named coordinates principal point (X, Y, Z), second group named camera’s rotation (omega, phi, kappa). The use of exterior orientation parameters (EO) in producing orthophoto can minimize the needs of tie points in the overlap region of aerial photos (Ip et al, 2007).

This study is using digital aerial triangulation methodology by adding exterior orientation parameters (EO) on three samples which has different gap to produce orthophoto. The samples have three kinds of gaps which is 8 gaps, 4 gaps and 2 gaps. Overall implementation of the research are using Inpho Application Master software.

After all of orthophotos are formed, RMSEX GCP values was obtained for 8 gaps aerial photos amounted to 0.547 meters long, RMSEY amounted to 0.670 meters long and RMSEZ amounted to 1.162 meters long. Furthermore, 4 gaps aerial photos produced RMSEX amounted to 0.392 meters, RMSEY amounted to 0.573 meters and RMSEZ amounted to 0.527 meters. Last, 2 gaps aerial photos produced RMSEX amounted to 0.137 meters, RMSEY amounted to 0.428 meters and RMSEZ amounted to 0.377 meters. The horizontal accuracy value is 0.617 meter with scale 1: 5000 for 8 gaps aerial photos, 0.605 meter with scale 1: 5000 for 4 gaps aerial photos, and 0.477 meter with scale 1: 2500 for 2 gaps aerial photos.

 

Keywords : Photogrammetry, GCP, Exterior orientation, Orthophoto, Aerial triangulation.

*)  Penulis, PenanggungJawab


Keywords: Fotogrametri, GCP, Orientasi Eksternal, Ortofoto, Triangulasi Udara.

Article Metrics: