skip to main content

ANALISIS SEA LEVEL RISE DAN KOMPONEN PASANG SURUT DENGAN MENGGUNAKAN DATA SATELIT ALTIMETRI JASON-2

Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

 

ABSTRAK

Kenaikan permukaan laut merupakan sebuah fenomena yang terjadi akibat adanya perubahan iklim. Kenaikan permukaan laut dapat menyebabkan tenggelamnya wilayah pesisir dan pulau-pulau, erosi pantai, dan kerusakan ekosistem penting seperti lahan basah dan hutan bakau. Kenaikan permukaan laut memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap Perairan Bagian Barat Pulau Sumatera yang memiliki ratusan pulau-pulau kecil dan terletak pada pertemuan Samudera Hindia dan Laut Andaman.

Penelitian ini menggunakan data pengamatan permukaan laut dengan menggunakan satelit altimetri Jason-2 pada periode 2011-2014 sebagai data primer. Interpolasi data satelit altimetri dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak matlab dengan menggunakan metode pembobotan invers jarak. Penelitian ini menggunakan analisis trend linear dan analisis harmonik untuk mengetahui kecepatan kenaikan permukaan laut dan nilai komponen pasang surut laut pada Perairan Bagian Barat Pulau Sumatera.

Pengamatan permukaan laut dengan menggunakan data Satelit Altimetri Jason-2 pada periode 2011-2014 menunjukkan adanya fenomena kenaikan permukaan laut pada Perairan Bagian Barat Pulau Sumatera dengan rata-rata nilai kenaikan sebesar +14,88 mm/tahun. Nilai trend linier kenaikan permukaan laut rata-rata tertinggi terdapat pada Perairan Mentawai dengan nilai trend linier sebesar +22,64 mm/tahun dan trend linier kenaikan permukaan laut rata-rata terendah terdapat pada Perairan Bengkulu dengan nilai trend linier sebesar +10,12 mm/tahun. Komponen pasang surut pada daerah Perairan Bagian Barat Pulau Sumatera dengan pengamatan Satelit Altimetri Jason-2 selama tahun 2011-2014 menghasilkan nilai rata-rata amplitudo M2 sebesar 0,134 m, nilai rata-rata amplitudo S2 sebesar 0,058 m, nilai rata-rata amplitudo K2 sebesar 0,021 m, nilai rata-rata amplitudo N2 sebesar 0,032 m, nilai rata-rata amplitudo K1 sebesar 0,048 m, nilai rata-rata amplitudo O1 sebesar 0,031 m, nilai rata-rata amplitudo P1 sebesar 0,025 m, dan nilai rata-rata elevasi HHWL sebesar 0,70759 m,  nilai rata-rata elevasi MHWL sebesar 0,50083 m, nilai rata-rata elevasi MSL sebesar 0,06967 m, nilai rata-rata elevasi MLWL sebesar -0,36148 m, nilai rata-rata elevasi CDL sebesar -0,47500 m, nilai rata-rata elevasi LLWL sebesar -0,56825 m.

Kata Kunci : kenaikan muka laut, laut, pasang surut laut, permukaan laut, satelit altimetri.

 

ABSTRACT

Sea level rise is a phenomenon that occurs due to climate change. Sea level rise cause the sinking of coastal areas and islands, coastal erosion, and damage to important ecosystems such as wetlands and mangroves. Sea level rise has a big impact on the western part of Sumatera Island ocean that has hundreds of small islands and located at the confluence of the Indian Ocean and the Andaman Sea.

This research used sea surface observational data using the altimetry satellite Jason-2 in the period 2011-2014 as the primary data. Altimetry satellite data interpolation calculated by inverse distance weighting method using matlab software. This research used linear trend analysis and harmonic analysis to determine the speed of sea level rise and the ocean tides component value in western part of Sumatra Island ocean.

Sea surface observations using Jason-2 altimetry satellites data in the 2011-2014 period showed the phenomenon of sea level rise on the western part of Sumatera Island ocean with the average increase value by +14.88 mm / year. The highest average value of the linear trend found in Mentawai ocean with the average value of the linear trend by +22.64 mm / year and the lowest average value of the linear trend found in Bengkulu Ocean with the average value of the linear trend by +10.12 mm / year. The ocean tide components on the western part of Sumatra Island ocean with altimetry satellites Jason-2 observations during 2011-2014 resulted in an average amplitude value M2 amounted to 0.134 cm, the average amplitude value S2 at 0.058 cm, the average amplitude value of K2 at 0,021 cm, the average value of the amplitude of N2 at 0,032 cm, the average amplitude value K1 at 0,048 cm, the average amplitude value O1 at 0,031 cm, the average amplitude value P1 at 0.025 cm and the average HHWL elevation value at 0,70759 m,  the average MHWL elevation value at 0,50083 m, the average MSL elevation value at 0,06967 m, the average MLWL elevation value at -0,36148 m, the average CDL elevation value at -0,47500 m, the average LLWL elevation value at -0,56825 m.

Keywords : sea level rise, ocean tides, sea surface, altimetry satellite.

 

*) Penulis, Penanggungjawab
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.