PEMANFAATAN NILAI WILLINGNESS TO PAY DALAM PERHITUNGAN NILAI EKONOMI KAWASAN (Studi Kasus : Candi Gedong Songo, Vihara Buddhagaya Watugong, Dan Masjid Agung Jawa Tengah)

Suwirdah Pebriyanah, Sawitri Subiyanto, Abdi Sukmono

Abstract


ABSTRAK

Candi Gedong Songo, Masjid Agung Jawa Tengah dan Vihara Buddhagaya Watugong merupakan kawasan yang mempunyai nilai sejarah yang digunakan sebagai obyek wisata yang sering di kunjungi oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu peta zona nilai ekonomi kawasan (ZNEK) terhadap obyek wisata candi gedong songo, masjid agung jawa tengah dan vihara buddhagaya watugong untuk pemanfaatan willingness to pay dalam perhitungan zona nilai ekonomi kawasan pada objek wisata tersebut.

Metode penarikan sampel (responden) yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini adalah non probability sampling dengan teknik incidental sampling. Dalam survei lapangan dibutuhkan kuisioner TCM (Travel Cost Method) yang digunakan untuk menghitung nilai guna langsung (DUV) dan kuisoner CVM (contingent valuation method) yang digunakan untuk menghitung nilai keberadaan (EV). Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan perhitungan WTP menggunakan perangkat lunak maple 14.

Dalam penelitian tugas akhir ini, diperoleh hasil berupa peta zona nilai ekonomi kawasan. Candi gedong songo dengan nilai WTP sebesar Rp 39.734,- dengan surplus konsumen sebesar Rp,739.022,- sehingga diperoleh nilai ekonomi total candi gedong songo sebesar Rp.221.071.179.400,00 . Vihara buddhagaya watugong dengan nilai WTP sebesar Rp 30.055,- dengan surplus konsumen sebesar Rp129.953,-. sehingga diperoleh nilai ekonomi total vihara buddhagaya watugong sebesar Rp1.859.627.753,00. Dan untuk masjid agung jawa tengah dengan nilai WTP sebesar Rp 49.008,- dengan surplus konsumen sebesar Rp 6.260.711,- sehingga diperoleh nilai ekonomi total masjid agung jawa tengah sebesar Rp 1.366.531.749.000,-

Kata Kunci : Willingness To Pay (WTP), Zona Nilai Ekonomi Kawasan,  regresi linear berganda, maple 14.

 

ABSTRACT

Gedong Songo Temple, Grand Mosque Of Central Java and Buddhagaya Watugong as Buddhist Monastery are some areas as vacation objects that have many historical value frequented by tourists both local and foreign tourists. Based on this, we need a mep of the region’s economic value zone (ZNEK) of the Gedong Songo Temple, The Grand Mosque Of Central Java and Buddhagaya Watugong as Buddhist Monastery to use the willinengss to pay in the calculation of economic value zone in this area of these attractions.

Sampling method (respondents) were used in this research is non probability sampling with incidental sampling technique. In a field survey questionnaire needed TCM (Travel Cost Method) which is used to calculate the direct use value (DUV) and questionnaire CVM (Contingent Valuation Method) used to calculate the existence value (EV). Data processing method used is multiple linear regression analysis and calculations software WTP using Maple 14.


In this research, the results obtained in the form of  a map Zone Economic Value Area. Gedong Songo Temple with WTP value of Rp 39.734,- with consumer surplus of Rp 739.022,- in order to obtain the total economic value of Gedong Songo Temple Rp 221.071.179.400,- . Buddhagaya Watugong as Buddhist Monastery with WTP value of Rp 30.055,- with consumer surplus amounted Rp129.953,- in order to obtain the total economic value of Buddhagaya Watugong as Buddhist Monastery Rp1.859.627.753,- . The Grand Mosque Of Central Java with WTP value of Rp 49.008,- with consumer surplus of Rp 6.260.711,- in order to obtain the total economic value of The Grand Mosque Of Central Java Rp 1.366.531.749.00,-

Kata Kunci : Willingness To Pay (WTP), Zone Economic Value ,  Multiple Linear Regression, maple 14.

 

 

*) Penulis, Penanggungjawab

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats