HOW POLITENESS REFLECTS SOCIAL BEHAVIOR IN JAVANESE AND BATAK LANGUAGE

Yuyun Tiarawati

Abstract


Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman budaya mampu mempertahankan berbagai dialek yang tersebar diseluruh penjuru negara. Walaupun masyarakat Indonesia memiliki Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi mereka, mereka masih menggunakan berbagai dialek yang juga merupakan bahasa ibu mereka untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat suku Jawa dan suku Batak adalah dua suku dengan karakteristik berbeda yang tercermin dalam penggunaan bahasa mereka. Ada penilaian dari masyarakat Indonesia secara umum kepada kedua suku tersebut. Masyarakat biasanya menilai masyarakat suku Jawa sebagai masyarakat yang berbicara secara sopan dan halus, sedangkan masyarakat suku Batak sebagai masyarakat yang berbicara secara kasar dan blak-blakan. Dalam penelitian ini, penulis mencoba untuk mengetahui alasan dibalik penilaian masyarakat Indonesia secara umum tersebut dan menguraikannya dengan Teori Politeness dari Brown dan Levinson.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.