BOOK REVIEW OF SURAT DAHLAN WRITTEN BY KHRISNA PABICHARA

Selia Meita Wulan

Abstract


Novel Surat Dahlan yang ditulis oleh Khrisna Pabichara ini merupakan sekuel novel kedua dari rangkaian trilogi novel kehidupan Dahlan Iskan, menteri BUMN di Indonesia. Novel kedua ini berbeda dengan novel pertama Dahlan Iskan yang menceritakan kehidupan Dahlan di masa kanak-kanaknya, pada novel ini, penulis menyajikan cerita Dahlan Iskan di waktu muda ketika beliau melanjutkan kuliah di Samarinda. Novel yang dimulai dengan suasana usai pencangkokan hati ini menceritakan sosok yang bersahaja dan idealis dalam perjuangan hidupnya sampai akhirnya ia menemukan dua kekasihnya, yaitu Surat Kabar dan perempuan dari Loa Kulu. Sesuai dengan judulnya Surat Dahlan, maka novel ini didominasi dengan kumpulan surat-surat yang diterima oleh Dahlan ketika beliau berada di Samarinda. Selain itu di dalam novel ini juga disajikan catatan dari buku harian Dahlan Iskan yang membuat cerita di novel ini semakin menarik. Tidak seperti anggapan orang pada umumnya yang mengira bahwa novel ini merupakan novel pencitraan tokoh utama yaitu Dahlan Iskan, justru novel ini adalah novel yang menceritakan perjalanan dan perjuangan sosok Dahlan muda yang sangat idealis dalam menemukan jati diri dan cintanya. Novel yang diterbitkan oleh Noura Books ini mencoba menyuntikan pesan-pesan moral kehidupan kepada pembaca khususnya generasi muda melalui kisah inspiratif kehidupan nyata Dahlan Iskan ketika beliau muda. Melalui novel ini kita dapat belajar banyak hal mengenai perjuangan hidup untuk mencapai suatu kesuksesan. Kegigihan, kesabaran, keberanian, serta prinsip Dahlan muda patut dicontoh oleh generasi muda saat ini untuk menemukan jati diri dan membentuk pribadi yang tangguh. Selain menyajikan cerita yang inspiratif, novel ini juga menceritakan tentang secuil sejarah surat kabar Jawa Pos yang tidak banyak orang ketahui.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.