HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING CAREGIVER PENDERITA GANGGUAN SKIZOFRENIA

Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Gangguan skizofrenia tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi individu penderitanya, tetapi juga menimbulkan stresor berat dan cenderung dirasakan sebagai beban bagi keluarga sebagai caregiver. Dukungan sosial yang dirasakan caregiver diharapkan dapat berfungsi sebagai strategi preventif untuk mengurangi stres dan konsekuensi negatif akibat merawat anggota keluarga dengan gangguan skizofrenia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial yang dirasakan dengan psychological well-being pada caregiver penderita gangguan skizofrenia, dan mengetahui tipe dukungan sosial yang memberikan pengaruh paling signifikan terhadap psychological well-being pada caregiver penderita gangguan skizofrenia.
Subjek penelitian adalah caregiver penderita gangguan skizofrenia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik quota sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 60 orang. Pengambilan data penelitian menggunakan dua skala, yaitu Skala Psychological Well-Being dan Skala Dukungan Sosial. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial yang dirasakan terhadap psychological well-being pada caregiver penderita gangguan skizofrenia, dengan nilai F hitung sebesar 30,850 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), dengan sumbangan efektif sebesar 33,6%. Dukungan jaringan sosial merupakan tipe dukungan sosial yang memberikan pengaruh paling signifikan terhadap psychological well-being pada caregiver penderita gangguan skizofrenia dibandingkan tipe dukungan sosial lainnya, dengan sumbangan efektif sebesar 33,5%.
Keywords: psychological well-being, dukungan sosial, caregiver penderita gangguan skizofrenia

Article Metrics: