BAGAIMANA PENGHAYAT KEJAWEN MEMAKNAI HIDUPNYA? : SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS

Pungki Ariawan Sukamto, Yohanis Franz La Kahija

Abstract


Penelitian ini bermaksud untuk menilik bagaimana pengalaman subjek yang menempuh jalan hidup sebagai penghayat Kejawen terkait dengan dinamika kehidupan yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami dunia pengalaman subjek dalam proses memaknai hidupnya.

Peneliti mendasarkan diri pada pendekatan fenomenologis, khususnya IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Pendekatan IPA dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci. Prosedur tersebut bertitik fokus pada makna yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Subjek yang terlibat dalam penelitian berjumlah tiga orang laki-laki (lansia) yang berasal dari tiga kota, yaitu Semarang, Jogja, dan Solo.

Berdasarkan hasil riset, peneliti menemukan bahwa pergumulan yang dilakukan subjek untuk memaknai hidupnya terdiri dari tiga tahapan, yaitu (1) proses pendalaman Kejawen; (2) perkembangan diri yang integratif; (3) upaya-upaya transformatif menuju integritas sosial. Esensi dari kebermaknaan hidup mereka merupakan proses integrasi diri menuju integritas sosial. Dengan demikian, integrasi ini bermula dari proses penempaan diri yang kemudian mengaktualisasi dalam masyarakat dan berpuncak pada integritas sosial. Selanjutnya, kajian mengenai tema ini tentu akan memberi sumbangan bagi kekayaan indigenous psychology (psikologi ulayat).


Keywords


penghayat Kejawen, kebermaknaan hidup.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats