Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI7488, author = {Mutiara Nandini and Anita Listiara}, title = {HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PROBLEM FOCUSED COPING PADA TARUNA TINGKAT III AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {3}, number = {1}, year = {2014}, keywords = {Regulasi Emosi, Problem Focused Coping, Taruna.}, abstract = { Taruna Akademi Kepolisian adalah calon perwira pertama Polri yang akan menjadi penegak hukum di Indonesia. Adanya tuntutan dan kewajiban yang harus dijalani Taruna Akpol dapat menimbulkan stres, sehingga Taruna Akpol perlu melakukan coping stress dengan menggunakan problem focused coping dan menghindari perilaku yang dapat menyebabkan emosi negatif dengan melakukan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan problem focused coping pada Taruna. Subjek penelitian ini adalah Taruna tingkat III Akademi Kepolisian Semarang. Subjek penelitian berjumlah 181 Taruna dari 346 populasi jumlah Taruna tingkat III Akpol tahun ajaran 2013-2014. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan skala, yaitu skala problem focused coping (25 aitem valid α =0,885) dan skala regulasi emosi (26 aitem valid α=0,898). Analisis regresi sederhana menunjukkan hasil koefisien korelasi r xy = 0,860 dengan p=0,000 (p<0,05), artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan problem focused coping pada Taruna tingkat III Akademi Kepolisian Semarang.Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakintinggi regulasi emosi, maka semakin tinggi problem focused coping yang dimiliki Taruna.Sebaliknya, apabila semakin rendah regulasi emosi maka problem focused coping Taruna terhadapsemakin rendah. Sumbangan efektifregulasi emosi dengan problem focused coping yaitu sebesar 73,9% sedangkan 26,1% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini yaitu sepertidukungan sosial, status sosial ekonomi, konsep diri, religiusitas dan kondisi stressor .}, issn = {2829-1859}, pages = {134--143} doi = {10.14710/empati.2014.7488}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/7488} }
Refworks Citation Data :
Taruna Akademi Kepolisian adalah calon perwira pertama Polri yang akan menjadi penegak hukum di Indonesia. Adanya tuntutan dan kewajiban yang harus dijalani Taruna Akpol dapat menimbulkan stres, sehingga Taruna Akpol perlu melakukan coping stress dengan menggunakan problem focused copingdan menghindari perilaku yang dapat menyebabkan emosi negatif dengan melakukan regulasi emosi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan problem focused coping pada Taruna. Subjek penelitian ini adalah Taruna tingkat III Akademi Kepolisian Semarang. Subjek penelitian berjumlah 181 Taruna dari 346 populasi jumlah Taruna tingkat III Akpol tahun ajaran 2013-2014. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan skala, yaitu skala problem focused coping (25 aitem valid α =0,885) dan skala regulasi emosi (26 aitem valid α=0,898).
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University