Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI7485, author = {Lita W. and Endang Indrawati}, title = {HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN INTENSI AGRESI PADA TEKNISI DI SERVICE CENTER NISSAN JAKARTA}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {3}, number = {1}, year = {2014}, keywords = {Intensi Agresi, Persepsi terhadap Beban Kerja, Teknisi.}, abstract = { Salah satu bentuk ketidakprofesionalan seorang karyawan yang saat ini banyak menjadi sorotan masyarakat adalah adanya intensi agresi yang dilakukan di dalam perusahaan. Intensi agresi merupakan kecenderungan atau niat untuk melukai atau menyakiti orang lain secara fisik maupun verbal yang sejatinya disengaja. Intensi agresi muncul karena adanya masalah didalam perusahaan yang belum bisa terselesaikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dan sumbangan efektif antara persepsi terhadap beban kerja dengan intensi agresi pada teknisi di Service Center Nissan Jakarta. Jumlah populasi dalam penelitian ini 120 teknisi dengan sampel penelitian 89 teknisi. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling . Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua buah skala yaitu, Skala Persepsi terhadap Beban Kerja terdiri dari 32 aitem (α = 0,906) dan Skala Intensi Agresi terdiri dari 64 aitem (α = 0,986). Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,319 dengan p = 0,002 (p<0,05), yang berarti ada hubungan negatif antara variabel persepsi terhadap beban kerja dengan intensi agresi pada teknisi di Service Center Nissan Jakarta. Semakin positif persepsi terhadap beban kerja maka semakin rendah intensi agresi, dan sebaliknya. Hasil penelitian didapatkan R Square = 0,102 yang artinya variabel intensi agresi mendapat sumbangan efektif dari variabel persepsi terhadap beban kerja sebesar 10,2%. Sedangkan, 89,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini. }, issn = {2829-1859}, pages = {105--114} doi = {10.14710/empati.2014.7485}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/7485} }
Refworks Citation Data :
Salah satu bentuk ketidakprofesionalan seorang karyawan yang saat ini banyak menjadi sorotan masyarakat adalah adanya intensi agresi yang dilakukan di dalam perusahaan. Intensi agresi merupakan kecenderungan atau niat untuk melukai atau menyakiti orang lain secara fisik maupun verbal yang sejatinya disengaja. Intensi agresi muncul karena adanya masalah didalam perusahaan yang belum bisa terselesaikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dan sumbangan efektif antara persepsi terhadap beban kerja dengan intensi agresi pada teknisi di Service Center Nissan Jakarta.
Jumlah populasi dalam penelitian ini 120 teknisi dengan sampel penelitian 89 teknisi. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua buah skala yaitu, Skala Persepsi terhadap Beban Kerja terdiri dari 32 aitem (α = 0,906) dan Skala Intensi Agresi terdiri dari 64 aitem (α = 0,986).
Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,319 dengan p = 0,002 (p<0,05), yang berarti ada hubungan negatif antara variabel persepsi terhadap beban kerja dengan intensi agresi pada teknisi di Service Center Nissan Jakarta. Semakin positif persepsi terhadap beban kerja maka semakin rendah intensi agresi, dan sebaliknya. Hasil penelitian didapatkan R Square = 0,102 yang artinya variabel intensi agresi mendapat sumbangan efektif dari variabel persepsi terhadap beban kerja sebesar 10,2%. Sedangkan, 89,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University