1Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Pontianak , Indonesia
2Jl. Jend. Ahmad Yani No. 111, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI56128, author = {Dea Latifa Wiyana Putri and Risna Hayati and Rizki Fitlya}, title = {PENGARUH OPTIMISME TERHADAP TINGKAT RESILIENSI WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A PONTIANAK}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {16}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {optimisme; resiliensi; warga binaan}, abstract = { Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bertahan dan beradaptasi dalam menghadapi tekanan hidup, termasuk pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan yang menghadapi berbagai keterbatasan dan tekanan psikologis. Fenomena yang terjadi pada warga binaan menunjukkan adanya tekanan psikologis akibat kehilangan kebebasan, stigma sosial, keterpisahan dari keluarga, serta ketidakpastian masa depan selama menjalani masa hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme terhadap tingkat resiliensi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 50 warga binaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen penelitian berupa skala optimisme dan skala resiliensi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menyatakan bahwa optimisme berpengaruh secara signifikan terhadap resiliensi warga binaan dengan nilai p= 0,000 < 0,05, F= 143.718, yang berarti semakin tinggi tingkat optimisme, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki warga binaan. Hasil analisis regresi R= 0,866 dan Sumbangan efektif (R Square ) variabel optimisme terhadap resiliensi sebesar 0,750 yang berarti kontribusi sebesar 75%, sedangkan 25% lainnya dipengaruhi faktor lain seperti konsep diri, dukungan sosial, dan lainnya. }, issn = {2829-1859}, pages = {121--131} doi = {10.14710/empati.2027.56128}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/56128} }
Refworks Citation Data :
Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bertahan dan beradaptasi dalam menghadapi tekanan hidup, termasuk pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan yang menghadapi berbagai keterbatasan dan tekanan psikologis. Fenomena yang terjadi pada warga binaan menunjukkan adanya tekanan psikologis akibat kehilangan kebebasan, stigma sosial, keterpisahan dari keluarga, serta ketidakpastian masa depan selama menjalani masa hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme terhadap tingkat resiliensi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 50 warga binaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala optimisme dan skala resiliensi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menyatakan bahwa optimisme berpengaruh secara signifikan terhadap resiliensi warga binaan dengan nilai p= 0,000 < 0,05, F= 143.718, yang berarti semakin tinggi tingkat optimisme, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki warga binaan. Hasil analisis regresi R= 0,866 dan Sumbangan efektif (R Square) variabel optimisme terhadap resiliensi sebesar 0,750 yang berarti kontribusi sebesar 75%, sedangkan 25% lainnya dipengaruhi faktor lain seperti konsep diri, dukungan sosial, dan lainnya.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University