skip to main content

PENGARUH OPTIMISME TERHADAP TINGKAT RESILIENSI WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A PONTIANAK

1Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Pontianak , Indonesia

2Jl. Jend. Ahmad Yani No. 111, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia, Indonesia

Received: 16 Mar 2026; Published: 27 Oct 2026.

Citation Format:
Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan individu  untuk bertahan dan beradaptasi dalam menghadapi tekanan hidup, termasuk pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan yang menghadapi berbagai keterbatasan dan tekanan psikologis. Fenomena yang terjadi pada warga binaan menunjukkan adanya tekanan psikologis akibat kehilangan kebebasan, stigma sosial, keterpisahan dari keluarga, serta ketidakpastian masa depan selama menjalani masa hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme terhadap tingkat resiliensi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 50 warga binaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala optimisme dan skala resiliensi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menyatakan bahwa optimisme berpengaruh secara signifikan terhadap resiliensi warga binaan dengan nilai p= 0,000 < 0,05, F= 143.718, yang berarti semakin tinggi tingkat optimisme, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki warga binaan. Hasil analisis regresi R= 0,866 dan Sumbangan efektif (R Square) variabel optimisme terhadap resiliensi sebesar 0,750 yang berarti kontribusi sebesar 75%, sedangkan 25% lainnya dipengaruhi faktor lain seperti konsep diri, dukungan sosial, dan lainnya.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
COPYRIGHT TRANSFER AGREEMENT
Subject
Type Other
  Download (541KB)    Indexing metadata
 Research Instrument
Lampiran
Subject
Type Research Instrument
  Download (2MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: optimisme; resiliensi; warga binaan

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
  1. Anggraini, D., Hadiati, T., & Sarjana A. S, W. (2019). Narapidana Yang Baru Masuk Dengan Narapidana Yang Akan Segera Bebas (Studi pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Wanita Semarang). Faculty of Medicine
  2. Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Edisi II. Dalam Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  3. Azwar, S. (2022). Reliabilitas dan validitas: Edisi 4. Pustaka Pelajar
  4. Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor‐Davidson resilience scale (CD‐RISC). Depression and anxiety, 18(2), 76–82
  5. Damayanti, N. (2025). Hubungan Antara Optimisme dengan Resiliensi pada Individu yang Tidak Lulus Seleksi TNI. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  6. Ghufron, M. N., & Suminta, R. R. (2010). Teori-teori psikologi. Ar-ruzz media
  7. Goffman, E. (2009). Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Simon and schuster
  8. Harahap, B. N., & Situmorang, L. (2024). Resiliensi Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Iia Samarinda
  9. Hartini, N., Hidayati, N. O., & Amira, I. (2023). Kecemasan pada warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas: Literatur review
  10. Irianto, M. A., Rahman, F., & Abdillah, H. Z. (2021). Konsep diri sebagai prediktor resiliensi pada mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 10(1), 1–10
  11. Jannah, Si. H. M., Hutasuhut, A. F., & Setiawati, O. R. (2022). Hubungan Optimisme Dengan Resiliensi Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Yang Sedang Menempuh Skripsi. Medical Profession Journal of Lampung, 12(3), 396–403
  12. Mardiyah, N. A., & Saefudin, A. (2024). Resiliensi Peserta Didik dalam Menghafalkan Materi QS Al-Ma’idah (5): 3 dan QS Al-Hujurat (49): 13 SDN Kauman Jepara. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(2), 264–287
  13. Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American psychologist, 56(3), 227
  14. MUHAMMAD, A. P., MUH, N. U. R. H. N., NUR, A., & EVA, M. P. D. (2023). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Remaja Putus Sekolah di Kota Makassar. FLOURISHING JOURNAL Учредители: State University of Malang (UM), 3(10), 434–440
  15. Norau, S., & Sanaba, B. (2022). Efektivitas Pembinaan Narapidana Di Lembaga Permasyarakatan Klas II B Sanana. Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi, 45–61
  16. Nurjanah, A. F., & Khairi, A. M. (2024). Hubungan Antara Self Compassion dengan Resiliensi pada Warga Binaan Perempuan. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan, 8(1), 21–29
  17. Periantalo, J. (2016). Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi. Pustaka Pelajar
  18. Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character Strengths and Virtues: A Handbook and Classification. . Oxford University Press
  19. Pratama, F. A. (2016). Kesejahteraan Psikologis Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sragen
  20. Reivich, K., & Shatte, A. (2003). The resilience factor: 7 keys to finding your inner strength and overcoming life’s hurdles. Harmony
  21. Sabouripour, F., & Roslan, S. B. (2015). Resilience, optimism and social support among international students. Asian Social Science, 11(15), 159
  22. Seligman, M. E. P. (2006). Learned optimism: How to change your mind and your life. Vintage
  23. Snyder, C. R., & Lopez, S. J. (2001). Handbook of positive psychology. Oxford university press
  24. Sutra, B. M. (2020). Peran kunjungan keluarga terhadap kondisi psikologis narapidana di Lapas Kelas IIB Pangakalan Bun. Syntax Literate, 5(8), 481–496
  25. Umroh, N. M., & Al Musafiri, M. R. (2022). Hubungan optimisme tehadap resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi. Jurnal At-Taujih, 2(2), 70–84
  26. Zolkoski, S. M., & Bullock, L. M. (2012). Resilience in children and youth: A review. Children and Youth Services Review, 34(12), 2295–2303. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2012.08.009

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.