Faculty of Psychology Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI51763, author = {Nabila Rachmawati and Muhammad Alfaruqy}, title = {PENGALAMAN REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI KETERPISAHAN DENGAN AYAH PASCA PERCERAIAN : STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {15}, number = {01}, year = {2026}, keywords = {Interpretative Phenomenological Analysis; keterpisahan dengan ayah; perceraian; putri; remaja}, abstract = { Keterpisahan dengan ayah karena perceraian tidak jarang akan bermuara pada ketidakhadiran ayah dalam keluarga. Ketidakhadiran figur ayah secara tidak langsung berdampak pula pada hilangnya beberapa peran penting yang seharusnya dijalankan oleh ayah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman remaja putri yang mengalami keterpisahan dengan ayah pasca perceraian. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi, dengan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pengumpulan data dilakukan dengan metode in-depth interview . Penelitian ini melibatkan tiga wanita berusia 18-21 tahun, telah ditinggal dan tidak serumah dengan ayah karena perceraian sejak berada di usia 12-17 tahun, serta hanya diasuh dan dibesarkan oleh ibu. Hasil penelitian menghasilkan sembilan tema superordinat yaitu : 1) pengalaman menyenangkan bersama ayah, 2) menyaksikan perselisihan orang tua, 3) perasaan antara lega dan sakit, 4) perubahan sosio ekonomi karena kehilangan ayah, 5) keengganan menjalin relasi dengan lawan jenis, 6) perasaan marah kepada ayah pasca keterpisahan, 7) peredaan rasa marah terhadap ayah, 8) menjadi mandiri untuk pembuktian diri, 9) harapan di masa mendatang. Serta terdapat satu tema khusus yaitu hubungan penuh konflik ketika tinggal dengan ayah. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan dalam ilmu psikologi guna mengantisipasi keluarga yang memutuskan untuk bercerai agar tetap melihat dan memperhatikan kondisi psikologis anak. }, issn = {2829-1859}, pages = {1--13} doi = {10.14710/empati.2026.51763}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/51763} }
Refworks Citation Data :
Keterpisahan dengan ayah karena perceraian tidak jarang akan bermuara pada ketidakhadiran ayah dalam keluarga. Ketidakhadiran figur ayah secara tidak langsung berdampak pula pada hilangnya beberapa peran penting yang seharusnya dijalankan oleh ayah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman remaja putri yang mengalami keterpisahan dengan ayah pasca perceraian. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi, dengan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pengumpulan data dilakukan dengan metode in-depth interview. Penelitian ini melibatkan tiga wanita berusia 18-21 tahun, telah ditinggal dan tidak serumah dengan ayah karena perceraian sejak berada di usia 12-17 tahun, serta hanya diasuh dan dibesarkan oleh ibu. Hasil penelitian menghasilkan sembilan tema superordinat yaitu : 1) pengalaman menyenangkan bersama ayah, 2) menyaksikan perselisihan orang tua, 3) perasaan antara lega dan sakit, 4) perubahan sosio ekonomi karena kehilangan ayah, 5) keengganan menjalin relasi dengan lawan jenis, 6) perasaan marah kepada ayah pasca keterpisahan, 7) peredaan rasa marah terhadap ayah, 8) menjadi mandiri untuk pembuktian diri, 9) harapan di masa mendatang. Serta terdapat satu tema khusus yaitu hubungan penuh konflik ketika tinggal dengan ayah. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan dalam ilmu psikologi guna mengantisipasi keluarga yang memutuskan untuk bercerai agar tetap melihat dan memperhatikan kondisi psikologis anak.
Article Metrics:
Last update:
Jurnal Empati by https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to Jurnal Empati and Faculty of Psychology, Universitas Diponegoro as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Empati and the Faculty of Psychology, Universitas Diponegoro, and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions, or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Empati are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form JP]. The copyright form should be signed originally, scanned and uploaded as supplementary file when submitting the manuscript.
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University