skip to main content

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMA PANGUDI LUHUR VAN LITH

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 5 Dec 2022; Published: 5 Dec 2022.
Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XI. Dukungan Sosial Orangtua adalah persepsi anak terhadap bantuan yang diberikan orangtua dalam bentuk verbal maupun nonverbal, intrumetal, emosional, dan pemodelan terkait karier sehingga anak merasa nyaman, dicintai, dihargai, dan dipedulikan sehingga anak dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam memilih jalur karier yang diinginkan. Pengambilan Keputusan Karier merupakan kemampuan individu dalam membuat pilihan karier dengan melihat kemampuan diri, lingkungan pendidikan atau pekerjaan, serta merencanakan langkah-langkah dalam rangka mencapai tujuan karier tertentu. Populasi pada penelitian ini sebanyak 186 orang siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Van Lith, dengan sampel sebanyak 123 orang yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua (37 aitem, α = 0,921) dan Skala Pengambilan Keputusan Karier (32 aitem, α = 0,914). Hasil analisis statistik dengan regresi sederhana menunjukan nilai rxy = 0,247, F = 7,886, dan p = 0,003 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XI. Dukungan sosial orangtua memberikan sumbangan efektif sebesar 6,1% terhadap pengambilan keputusan karier.
Fulltext View|Download
Keywords: dukungan sosial orangtua; pengambilan keputusan karier: siswa kelas XI

Article Metrics:

  1. Ardiyanti, D., & Alsa, A. (2015). Pelatihan “PLANS” untuk meningkatkan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karir. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 1, 1-17. https://doi.org/10.22146/gamajpp.7357
  2. Baron & Byrne. (2005). Social psychology (10th ed.). Pearson Education, Inc
  3. Brown, S. D. & Lent, R.W. (2005). Career development and counseling: Putting theory and research to work. John Wiley & Sons, Inc
  4. Creed, P. A., Wong, O. Y., & Hood, M. (2009). Career decision-making, career barriers and occupational aspirations in Chinese adolescents. International Journal for Educational and Vocational Guidance, 9(3), 189–203. https://doi.org/10.1007/s10775-009-9165-0
  5. Gati, I., Saka, N. and Krausz, M. (2001). ”Should I use a computer-assisted career guidance system?‟ It depends on where your career decision-making difficulties lie. British Journal of Guidance & Counselling, 29, 301–321. https://doi.org/10.1080/03069880120073021
  6. Girianto, A. (2017). Hubungan dukungan sosial keluarga dan keraguan karier siswa SMA dalam pemilihan studi lanjut di perguruan tinggi. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 3, 485-491
  7. Hayadin. (2008). Pengambilan keputusan profesi pada siswa. Jurnal Teknodika, 8, 156-171
  8. Hurlock, E. B. (2014). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga
  9. Islamadina, E. F., & Yulianti, A. (2016). Persepsi terhadap dukungan orangtua terhadap kesulitan pengambilan keputusan karir pada remaja. Jurnal Psikologi, 12, 33-38. https://doi.org/10.24014/jp.v12i1.3006
  10. Mahmudah, R. & Alfaruqy, M.Z. (2021). Hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan penyesuaian diri mahasiswa baru yang mengikuti pembelajaran daring di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro [Skripsi, Universitas Diponegoro]. Diponegoro University Institutional Repository. http://eprints.undip.ac.id/83864/
  11. Maslihah, S. (2011). Studi tentang hubungan dukungan sosial, penyesuaian sosial di lingkungan sekolah dan prestasi akademik siswa SMPIT Assyfa Boarding School Subang Jawa Barat. Jurnal Psikologi Undip, 10, 103-114. https://doi.org/10.14710/jpu.10.2.103-114
  12. Santrock, J. W. (2003). Adolescence perkembangan remaja. Erlangga
  13. Sawitri, D. R. (2009). Pengaruh status identitas dan efikasi diri keputusan karir terhadap keraguan mengambil keputusan karier pada mahasiswa tahun pertama di Universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip, 5(2), 121-133. https://doi.org/10.14710/jp.5.2.121-133
  14. Sawitri, D. R., Creed, P. A., & Zimmer-Gembeck, M. J. (2014). Parental influences and adolescent career behaviors in a collectivist cultural setting. International Journal for Education and Vocational Guidance, 14, 161-180. https://doi.org/10.1007/s10775-013-9247-x
  15. Seginer, R. (2009). Future orientation: developmental and ecological perspectives. Springer
  16. Sharf, R. S. (2013). Applying career development theory to counseling (6th ed.). Brooks/Cole
  17. Turner, S. L., Alliman-Brissett, A., Lapan, R. T., Udipi, S., & Ergun, D. (2003). The career-related parent support scale. Measurement & Evaluation in Counseling & Development, 36, 83-94, https://doi.org/10.1080/07481756.2003.12069084
  18. Widyastuti, R. J. (2013). Pengaruh self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kemantapan pengambilan keputusan karier siswa. Jurnal BK UNESA, 3, 231-238
  19. Winkel, W.S. dan Hastuti S. (2006). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi
  20. Zulaikhah, N. (2014). Hubungan antara dukungan orangtua dan orientasi karir dengan pengambilan keputusan studi lanjut [Tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Institutional Repository UMS. http://eprints.ums.ac.id/32512/

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.