Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI34490, author = {Ridhwan Jatmiko and Imam Setyawan}, title = {HUBUNGAN ANTARA SCHOOL WELL-BEING DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SMA MARDISISWA SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {10}, number = {1}, year = {2021}, keywords = {School Well-Being, Prokrastinasi Akademik, Siswa SMA}, abstract = { Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Prokrastinasi Akademik adalah perilaku penundaan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik yang dilakukan oleh siswa yang berhubungan dengan kegiatan akademik secara sengaja karena hal tersebut dianggap sulit atau tidak menyenangkan bagi siswa. School well-being adalah penilaian subjektif dari siswa terhadap lingkungan sekolah terhadap kebutuhan dasar siswa ketika menjalankan kegiatan akademik maupun non-akademik di sekolah. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 211 orang siswa SMA Mardisiswa, dengan sampel sebanyak 104 orang siswa yang diambil melalui teknik cluster random sampling . Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala School Well-Being (26 aitem, α = 0,893) dan Skala Prokrastinasi Akademik (23 aitem, α = 0,863). Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman’s Rho, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiwa Semarang (r xy = -0,498 dan p = 0,000). Hubungan yang negatif memiliki makna bahwa semakin tinggi school well-being maka semakin rendah prokrastinasi akademik. Saran bagi subjek yaitu subjek sebaiknya dapat mengatur waktu dengan baik untuk mengerjakan tugas dan menyusun skala prioritas dalam mengerjakan tugas. }, issn = {2829-1859}, pages = {47--55} doi = {10.14710/empati.2021.34490}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/34490} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Prokrastinasi Akademik adalah perilaku penundaan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik yang dilakukan oleh siswa yang berhubungan dengan kegiatan akademik secara sengaja karena hal tersebut dianggap sulit atau tidak menyenangkan bagi siswa. School well-being adalah penilaian subjektif dari siswa terhadap lingkungan sekolah terhadap kebutuhan dasar siswa ketika menjalankan kegiatan akademik maupun non-akademik di sekolah. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 211 orang siswa SMA Mardisiswa, dengan sampel sebanyak 104 orang siswa yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala School Well-Being (26 aitem, α = 0,893) dan Skala Prokrastinasi Akademik (23 aitem, α = 0,863). Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman’s Rho, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiwa Semarang (rxy = -0,498 dan p = 0,000). Hubungan yang negatif memiliki makna bahwa semakin tinggi school well-being maka semakin rendah prokrastinasi akademik. Saran bagi subjek yaitu subjek sebaiknya dapat mengatur waktu dengan baik untuk mengerjakan tugas dan menyusun skala prioritas dalam mengerjakan tugas.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University