skip to main content

“DI BALIK SENYUM DALAM PERANKU” (Studi Fenomenologis Deskriptif tentang Pengalaman Pemandu Karaoke Single Mother di Jawa Tengah)

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2020 Jurnal EMPATI under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar adalah keinginan utama bagi setiap individu yang mempunyai masalah ekonomi, termasuk pada seorang single mother. Sulitnya mendapat pekerjaan disebabkan oleh beberapa faktor yaitu lapangan pekerjaan yang terbatas, tingkat pendidikan yang rendah dan keterampilan yang terbatas. Pemandu karaoke menjadi salah satu pilihan bagi wanita dewasa awal yang telah bercerai, memiliki anak, dan memiliki kemampuan yang terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengalaman langsung wanita dewasa yang berprofesi sebagai pemandu karaoke dengan karakteristik telah bercerai dan memiliki anak. Subjek berjumlah tiga orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur. Teknik analisis yang digunakan adalah Descriptive Phenomenological Analysis atau biasa disebut dengan DPA. Terdapat enam sintesis tema dari hasil penelitian ini yaitu perceraian menjadi sumber masalah ekonomi dalam keluarga, adanya peluang dan kemudahan mendapatkan penghasilan cukup dengan bekerja sebagai pemandu karaoke, mengabaikan anggapan negatif dari lingkungan sosial, profesi pemandu karaoke sebagai batu loncatan mencapai kehidupan yang lebih baik, pengelolaan peran sebagai ibu dan pekerja dan sentuhan ke badan sebagai kewajaran. Pekerjaan pemandu karaoke sebagai batu loncatan untuk mengumpulkan uang, setelah uang terkumpul dan mencapai apa yang diinginkan, wanita pemandu karaoke akan mencari pekerjaan lain yang menurutnya lebih baik.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Pemandu Karaoke, Ibu Tunggal, Penelitian Fenomenologis Deskriptif.

Article Metrics:

  1. Almasitoh, U. H. (2011). Stres kerja ditinjau dari konflik peran ganda dan dukungan sosial pada perawat. Jurnal Psikologi Islam, 8(1), 63-82. Diunduh dari http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/psiko/article/view/1546/2723
  2. Astuti, Rina. (2011). Hubungan kesadaran akan kerentanan diri dan mekanisme coping pada perempuan pekerja malam di tempat hiburan karaoke wilayah Jakarta Barat. Jurnal Kriminologi Indonesia, 7(11). Diunduh dari http://journal.ui.ac.id/index.php/jki/article/viewFile/1087/999
  3. Budiawati, A. D. (2018). Terkuak penyebab orang indonesia susah dapat kerja. Liputan6. Diakses dari: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3393622/terkuak-penyebab-orang-indonesia-susah-dapat-kerja-26/6/18. Pada tanggal 30 Januari 2019
  4. Cahayani, A. (2005). Strategi dan kebijakan manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Indeks Kelompok Gramedia
  5. Departemen Pendidikan Indonesia. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Indonesia
  6. Hurlock, E. B. (2017). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga
  7. La Kahija, Y. F. (2017). Penelitian fenomenologis: Jalan memahami pengalaman hidup. Yogyakarta: PT. Kanisius
  8. Layliyah, Z. (2013). Perjuangan hidup single parent. Jurnal Sosiologi Islam, 3(1), Diunduh dari http://jurnalfisip.uinsby.ac.id/index.php/JSI/article/view/39/37
  9. Nur’aeni & Dwiyanti, R. (2009). Dinamika psikologis perempuan yang bercerai. Jurnal Psikologi, 7(1). Diunduh dari http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/PSYCHOIDEA/article/view/169
  10. Papalia, D. E., Old, S. W., Feldman, & R. D. (2008). Human development. Jakarta: Prenada Media Group
  11. Poerwandari, K. (2007). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia. Depok: LPSP3 UI
  12. Prasetyawati, I. (2018). Strategi coping pada ibu single parent. Skripsi. Diunduh dari http://eprints.ums.ac.id/61253/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
  13. Priyanto, M. D., Husodo, B. T., & Cahyo, K. (2016). Fenomena perilaku seks berisiko pemandu karaoke freelance di kota Tegal. Jurnal kesehatan masyarakat, 4(3), 1043-1050. Diunduh dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/13712
  14. Publicanews. (2018). Pekerjakan Anak Bawah Umur, Mucikari Karaoke Ditangkap. Diakses dari https://www.publica-news.com/berita/daerah/2018/04/23/19188/pekerjakan-anak-bawah-umur-mucikari-karaoke-ditangkap.html. Pada tanggal 29 September 2018
  15. Rahayu, A. S. (2017). Kehidupan sosial ekonomi single mother dalam ranah domestic dan publik. Jurnal Analisa Sosiologi, 6(1), 82-99. Diunduh dari https://jurnal.uns.ac.id/jas/article/view/18142/14858
  16. Santrock, J. W. (2012). Life-span development edisi ketigabelas jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga
  17. Sari, D. R., & Kuncoro B. P. (2017). Kontruksi sosial masyarakat terhadap pemandu karaoke: Studi kasus di Desa Botorejo kecamatan Wonosalam kabupaten Demak. Jurnal Sosiologi Walisongo. Diunduh dari http://journal.walisongo.ac.id/index.php/JSW/article/view/1935
  18. Stack, R. J., and Meredith A. (2017). The impact of financial hardship on single parents: an exploration of the journey from social distress to seeking help. J Fam Econ Iss, 39:233-242. DOI 10.1007/s10834-017-9551-6
  19. Susilo, T., Sri W., & Emmy S. (2016). Persepsi masyarakat terhadap perempuan pekerja hiburan malam. Jurnal Sosiologi. Diunduh dari http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2016/08/JURNAL17.pdf
  20. Widiantari, M. M., Pawito, dan Utari, P. (2018). Divorce pattern shifting in Indonesia: social media impact. Conference Paper. DOI: 10.2991/icosaps-18.2018.12
  21. Wisnubrata. (2017). Mengatasi stres akibat sulit mencari kerja. Kompas. Diakses dari https://lifestyle.kompas.com/read/2017/10/06/082234620/mengatasi-stres-akibat-sulit-mencari-kerja. Pada tanggal 6 Februari 2018

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.