skip to main content

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PERILAKU BULLYING PADA KOMUNITAS RZ GARAGE SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 31 Dec 2020; Published: 17 Jul 2023.
Open Access Copyright 2023 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku bullying pada anggota komunitas RZ Garage Semarang. Perilaku bullying merupakan serangkaian perilaku yang memiliki tujuan untuk memberikan tekanan secara fisik ataupun psikologis. Harga diri merupakan sikap yang ditunjukan individu dalam menilai diri sendiri dan melakukan penerimaan diri dari individu tersebut sehingga membuatnya berharga bagi orang lain. Populasi pada penelitian ini merupakan anggota komunitas RZ Garage sebanyak 76 anggota, dengan sampel penelitian sebanyak 46 anggota. Teknik penelitian tersebut diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Harga Diri (36 aitem; α = 0,888) dan Skala Perilaku Bullying (26 aitem; α = 0,915). Analisis regresi sederhana menunjukan nilai rxy = -0,438 dengan p = 0,002 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan negatif antara harga diri dengan perilaku bullying pada anggota komunitas RZ Garage Semarang. Harga diri mempengaruhi sebesar 19,2% terhadap perilaku bullying dan sebesar 80,8% dipengaruhi oleh faktor lain.
Fulltext View|Download
Keywords: anggota komunitas; harga diri; perilaku bullying

Article Metrics:

  1. Astuti, P.R. (2008). Meredam bullying: 3 Cara efektif menanggulangi kekerasan pada anak. Grasindo
  2. Ceilindri, R.A. & Budiani, M.S. (2016). Harga diri dan konformitas dengan perilaku bullying pada siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 6(2), 64-70. https://doi.org/10.26740/jptt.v6n2.p64-70
  3. Coloroso, B. (2007). Stop bullying (memutus rantai kekerasan anak dari prasekolah hingga SMU). Ikrar Mandiri abadi
  4. Dariyo. (2004). Psikologi perkembangan remaja. Penerbit Ghalia Indonesia
  5. Dayakisni & Hudaniah. (2012). Psikologi sosial. UMM Press
  6. Desmita. (2011). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosda Karya Offset
  7. Khairunnisa, R. & Alfaruqy, M. Z. (2022). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan cyberbullying di media sosial twitter pada siswa SMAN 26 Jakarta. Jurnal Empati, 11(4), 260-268. https://doi.org/10.14710/empati.0.36471
  8. Kusumastuti. (2014). Membumikan transparansi dan akuntabilitas kinerja sektor publik. Gramedia Widiarsarana Indonesia
  9. Marela, Wahab & Marchira (2017). Bullying verbal menyebabkan depresi remaja SMA Kota Yogyakarta. Journal of Community Medicine and Public Health, 33(1), 43-48. https://doi.org/10.22146/bkm.8183
  10. Masdin. (2013). Fenomena bullying dalam pendidikan. Jurnal Al-Ta’dib, 6(2), 73-83. http://dx.doi.org/10.31332/atdb.v6i2.306
  11. Mruk. C.J. (2006). Self-Esteem research, theory, and practice. Springer Publishing Company
  12. Muhammad, F. (2017). Hubungan antara harga diri dengan kecenderungan bullying pada siswa muslim Kelas IX SMP Negeri 4 Palembang [Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang]. Eprints Raden Fatah. http://eprints.radenfatah.ac.id/2929/1/FADEL%20MUHAMMAD%20%2812350054%29.pdf
  13. Myers, D.G. (2012). Psikologi sosial. Salemba Humanika
  14. Otosia. (2017, Agustus 25). Curhat masalah komunitas motor, wanita ini dipaksa buat surat minta maaf. Otosia. https://www.otosia.com/berita/curhat-masalah-komunitas-motor-wanita-ini-diduga-dipaksa-buat-surat-minta-maaf.html
  15. Papalia, D. E., Old, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development: Perkembangan manusia jilid 2 (10th ed.). Salemba Humanika
  16. Rigby, K. (2002). New perspectives on bullying. Jesica Kingsley Publishers
  17. Rigby, K. (2007). Bullying in school and what to do about it. Acer Press
  18. Shidiqi, M. F., & Suprapti, V. (2013). Pemaknaan bullying pada remaja penindas [Skripsi, Universitas Airlangga]. Repository Unair. https://repository.unair.ac.id/105679/
  19. Sullivan, K., Cleary, M., & Sullivan, G. (2005). Bullying in secondary school. Paul Chapman Publishing
  20. Vintyana, S. R. (2015). Hubungan antara harga diri dan kecenderungan perilaku bullying pada siswa SMP Kristen 1 Magelang [Skripsi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga]. Repository UKSW. https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/8639/2/T1_802008069_Full%20text.pdf
  21. Wiyani. (2012). Save our children from school bullying. Ar-Rus Media
  22. Wulandari, R., Dwikurnaningsih, Y., & Loekmono, L. (2017). Hubungan antara harga diri dengan pelaku perilaku perundungan siswa kelas VIII SMP N 2 Tengaran 2017/2018. Jurnal Psikologi Konseling, 13(2), 249-260. https://doi.org/10.24114/konseling.v13i2.12195
  23. Yani, A. L. (2017). Hubungan perilaku bullying dengan tingkat harga diri remaja awal yang menjadi korban bullying [Skripsi, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang]. Repository Unipdu. http://eprints.unipdu.ac.id/1084/1/jurnal%20HDR%20%20bullying.pdf
  24. Zakiyah, Humaedi & Santoso. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Jurnal Penelitian & Pengabdian kepada MAsyarakat, 4(2), 324-330

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.