skip to main content

HUBUNGAN ANTARA CUSTOMER ENGAGEMENT MELALUI INSTAGRAM DENGAN INTENSI MEMBELI PRODUK PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGIUNIVERSITAS DIPONEGORO

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 14 Nov 2020; Published: 14 Nov 2020.
Open Access Copyright 2020 Jurnal EMPATI under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara customer engagement melalui instagram dengan intensi membeli produk pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Intensi membeli produk adalah kecenderungan atau niat konsumen untuk membeli suatu produk berupa barang atau jasa yang didasari adanya kebutuhan, keinginan, dan permintaan pada diri konsumen. Customer engagement adalah derajat keterlibatan konsumen secara kognitif, afektif, dan tindakan yang memunculkan perilaku spesifik karena adanya ketertarikan, kesenangan, kesetiaan, dan kepuasaan terhadap produk. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Diponegoro Semarang. Sampel penelitian berjumlah 191 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala customer engagement (22 aitem valid dengan α= 0,852) dan skala intensi membeli produk (35 aitem valid dengan α= 0,927). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis Spearman Rho menunjukkan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,769 dengan p= 0,000 (p< 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif customer engagement melalui instagran dengan intensi membeli produk pada mahasiswa Fakultas Psikologi Diponegoro dapat diterima. Semakin tinggi customer engagement melalui instagram maka akan semakin tinggi pula intensi membeli produk begitu pula sebaliknya.

Fulltext View|Download
Keywords: customer engagement, mahasiswa, purchase intention

Article Metrics:

  1. Abzari, M., Ghassemi, & Vosta. (2014). Journal Analysing the effect of social media on brand attitude and purchaseintention: The case of Iran Khodro company. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 143, 822-826
  2. Ajzen, I. (2005). Attitude, personality and behavior. (2nd edition). London: Open University Press/McGraw-Hill
  3. Altaf, N. (2014). Impact of social media on consumer’s buying decisions. Journal of Research in Commerce and Management, 3(7), 1-17
  4. Anggraini. (2016). Perilaku belanja online dan kontrol diri mahasiswa belitung di Yogyakarta [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Negeri Yogyakarta
  5. APJII. (2016, November). Survei internet. Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id/content/read/39/264/Survei-Internet-APJII-2016
  6. APJII. (2016, Desember). Survei internet. Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id/content/read/39/282/Hasil-Survey-Ekosistem-DNA-Nasional-APJII-dan-MASTEL
  7. Armstrong, G., & Kotler. (2015). Marketing an introduction twelfth edition. Harlow: Pearson Education Limited
  8. Azwar. (2011). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  9. Azwar. (2012). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  10. Azwar. (2013). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: pustaka belajar
  11. Baihaki. (2012, November 1). Brand Ternama Pengguna Instagram. Berita Teknologi. https://www.beritateknologi.com/54-persen-brand-ternama-dunia-kini-gunakan-instagram-sebagai-sarana-marketing/
  12. Balakrishnan, B., Dahnil, & Yi. (2014). Journal the impact of social media marketing medium toward purchaseintention and brand loyalty among generationy. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 148, 177-185
  13. Banytea, J., & Dovalieneb. (2014). Relations between customer engagement into value creation and customer loyalty. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 156, 484-489
  14. Barata, D. D. (2007). Pengaruh penggunaan strategi brand extension pada intensi membeli konsumen. Jurnal Manajemen, 2(1), 63-77
  15. Bompolis, G., & Boutsouki. (2014). Customer relationship management in the era of social web and social customer: An investigation of customer engagement in the Greek Retail Banking Sector. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 148, 67-78
  16. Brodie, Roderick J. et all. (2011). Concumer engagement in a virtual brand community: An explaratory analysis. Journal of Business Research, 66, 105-114
  17. Budac, C., & Baltador. (2014). Brand communication challenges in getting young customer engagement. Procedia Economics and Finance, 16, 521-525
  18. Chaplin, J.P. (2014). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Rajawali Pers
  19. Chi, H., Yeh, R., & Yang, T. (2009). The impact of brand awareness on consumer purchase intention: The mediating effect of perceived quality and brand loyalty. The Journal of International Management Studies, 4(1), 135-144
  20. Cindy, & Indriana, Y. (2017). Hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi membeli lipstik pada Siswi SMA Plus Pembangunan Jaya di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Empati, 6(1), 61-64
  21. Citra, S. D. (2016, Maret). Generasi millenial dan konsumerisme: Perilaku konsumtif serba instan yang memacu kemajuan teknologi. Market Plus http://marketplus.co.id/2016/03/generasi-millenial-dankonsumerisme-perilaku-konsumtif-serba-instan-yang-memacu-kemajuan teknologi/
  22. CNN Indonesia. (2016, Oktober 24). Pengguna internet di Indonesia. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20161024161722-185-167570/pengguna-internet-di-indonesia-didominasi-anak-muda
  23. Dailysocial. (2018, Februari 19). Survei terbaru APJII. Daily social. https://dailysocial.id/post/apjii-survei-internet-indonesia-2017
  24. Dovaliene, A., Masiulyte, & Piligrimiene. (2015). The relations between customer engagement, perceived value and satisfaction: The case of mobile applications. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 213, 659-664
  25. Fajariah, N., Thoyib, & Rahman. (2016). Pengaruh brand awareness, perceived quality, dan brand image terhadap brand loyalty pada generasi Y di Indonesia. Jurnal Aplikasi Manajemen, 14(3), 471-480
  26. Febrie. (2016). Hubungan antara citra diri dengan intensi membeli produk fashion bermerek tiruan pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Jurnal Empati, 5(3), 472-477
  27. Fitria, E. M. (2015). Perubahan gaya hidup konsumtif perempuan shopaholic Universitas Mulawarman Samarinda. eJurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 117-128
  28. Godes, David, & Mayzlin. (2004). Using online conversations to study word of mouth communication. Marketing Service. Vol. 23 No. 4
  29. Greve, G. (2014). The moderating effect of customer engagement on the brandImage-brand loyalty relationship. Procedia - Social and Behavioral Sciences volume, 148, 203-210
  30. Hawkins, D.I., dan Mothersbaugh, D.L. (2010). Consumer behavior: Building marketing strategy. (11th edition). McGraw-Hill, Irwin
  31. Kartika. (2015). harga diri dan intensi membeli produk fashion pada mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Jurnal Empati, 4(4), 180-185
  32. Kim, Y. H., Kim, D. J., & Wachter, K. (2013). A study of Mobile User Engagement (MoEN): Engagement motivations, perceived value, satisfaction, and continued engagement intention. Decision Support Systems, 56, 361-370
  33. Kominfo. (2014, November 24). PeringkatPengguna Internet Dunia. Kominfo https://kominfo.go.id/content/detail/4286/pengguna-internet-indonesia-nomor-enam-dunia/0/sorotan_media
  34. Kotler, P. dan Keller, K.L. (2009). Manajemen pemasaran. Jakarta: Erlangga
  35. Lim, Y., J., dkk. (2016). Factors influencing online shopping behavior: The mediating role of purchase intention. Procedia Economics and Finance, 35, 401-410
  36. Lu, J., Yu, C., Liu, & Yao. (2003). Technology Acceptance Model for Wireless Internet. Internet Research, 13(3), 206-222
  37. Miranda, S. (2017). Pengaruh instagram sebagai media online shopping fashion terhadap perilaku konsumtif mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. JOM FISIP, 4(1), 1-15
  38. Mollen, A., & Wilson, H. (2010). Engagement, telepresence and interactivity in online consumer experience. Journal of Business Research, Special Issue on Internet Customer Behavior, 63, 919-925
  39. Mowen, J. C., & Minor. (2002). Perilaku konsumen. Jakarta: Erlangga
  40. Naumovska, L. (2017). Marketing communication strategies for generation Y – millennials. Business Management and Strategy 8(1), 123-133
  41. Olson, Kenneth R. (2005). Engagement and self control: Superordinate dimensions of big five traits. Personality and Individual Differences, 38, 1689-1700
  42. Peter, J.P., & Olson, J. C. (2000). Consumer behavior, perilaku konsumen dan strategi pemasaran. Jakarta: Erlangga
  43. Peter, J. P., & Olson, J. C. (2017). Perilaku konsumen dan strategi pemasaran. Jakarta: Salemba Empat
  44. Sangadji, E. M., & Sopiah. (2013). Perilaku konsumen pendekatan praktis disertai: Himpunan jurnal penelitian. Yogyakarta: Penerbit Andi
  45. Sarwono, S. W., & Meinarno. (2015). Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika
  46. Schiffman, L. G., Kanuk, & Hansen. (2012). Consumer behavior a european outlook. (2nd edition). Harlow: Pearson Education Limited
  47. Sin, S., Khalil, & Ameen. (2012). Factors affecting Malaysian young consumers’ online purchase intention in social media websites. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 40, 326-333
  48. Sugiyono. (2017). Metode penelitian administrasi. Bandung: Alfabeta
  49. Sugiyono. (2017). Metode penelitian kebijakan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, r&d, dan penelitian evaluasi. Bandung: Alfabeta
  50. Tapscott, D. (2009). Grown up digital: How thenet generation is changing your world. NewYork, NY: McGraw-Hill
  51. Vivek, S. D., Beatty, & Morgan. (2012). Customer engagement: Exploring customer relationships beyond purchase. Journal of Marketing Theory and Practice, 20, 127-145
  52. Sung-Un. (2009). Measuring blog engagement: Testing a four dimensional scale. Public Relations Review, 35, 323-324

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.