skip to main content

HUBUNGAN ANTARA KETIDAKPUASAN PADA TUBUH DENGAN HARGA DIRI PADA WANITA DEWASA AWAL ANGGOTA PUSAT KEBUGARAN MOETHYA

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui hubungan antara ketidakpuasan pada tubuh dengan harga diri pada wanita dewasa awal anggota Pusat Kebugaran Moethya. Harga diri merupakan penilaian individu terhadap dirinya sendiri dari rentang yang positif sampai negatif mengenai keseluruhan aspek dalam dirinya. Ketidakpuasan pada tubuh merupakan evaluasi negatif seseorang pada dirinya terkait tubuh atau tampilan fisik yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada diri sendiri maupun dalam interaksi di lingkungan sosial. Partisipan dalam penelitian ini adalah 97 orang wanita dewasa awal anggota Pusat Kebugaran Moethya. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Harga Diri (36 aitem, α=0,922) dan Skala Ketidakpuasan pada Tubuh (30 aitem, α=0,936). Analisis data menggunakan analisis statistik non parametrik Spearman’s Rho menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara ketidakpuasan pada tubuh dengan harga diri pada wanita dewasa awal anggota Pusat Kebugaran Moethya (rxy=-0,579 ;p< 0,001). Semakin rendah ketidakpuasan pada tubuh wanita dewasa awal anggota Pusat Kebugaran Moethya maka akan semakin tinggi harga diri. Sebaliknya, semakin tinggi ketidakpuasan pada tubuh wanita dewasa awal anggota Pusat Kebugaran Moethya maka akan semakin rendah harga diri.

Fulltext View|Download
Keywords: dewasa awal, harga diri, ketidakpuasan pada tubuh, wanita

Article Metrics:

  1. Alwisol. (2016). Psikologi kepribadian (Edisi revisi). Malang: UMM Press
  2. Hurlock, E.B. (2011). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga
  3. Bestiana, D. (2012). Citra tubuh dan konsep tubuh ideal mahasiswa FISIP Universitas Airangga Surabaya. Jurnal Psikologi, 1, 1-11
  4. Blom, V. (2011). Striving for self-esteem: conceptualizations and role in burnout. (Tesis tidak diterbitkan). Stockholm University, Stockholm
  5. Cash, T.F. (2012). Encyclopedia of Body Image and Human Appearance. Massachusetts, MA: Academic Press
  6. Chakraborty, R., & De, S. (2013). Body image and its relation with the concept of physical self among adolescents and young adults. Psychological Studies, 59, 419-426
  7. Crow, S., Eisenberg, M.E., Story, M., Sztainer, D. N. (2008). Suicidal behavior in adolescents: Relationship to weight stats, weight control behavior, and body dissatisfaction. International Journal of Eating Disorders, 41, 82-87
  8. Daniali, S., Azadbakht, L., & Mostafavi, F. (2013). Relationship between body satisfaction with self esteem and unhealthy body weight management. Journal of Education and Health Promotion, 2, 1-6
  9. Esfahan, F., Yaghini J, & Satedyahossein A. (2012). Relationship between oral hygiene behaviors and self-esteem among students of Isfahan University of Medical Sciences. Journal of Isfahan Dental School, 7, 559-566
  10. Gilani, S.R.M. & Dashipour, A. (2016). The effect of physical activity in self-esteem: a comparative study. High Risk Behavior Addict, 6, 1-6
  11. Grogan, S. (2008). Body image: understanding body dissatisfaction in men, women and children. New York, NY: Roledge
  12. Guindon, M.H. (2010). Self-esteem across the lifespan: issues and interventions. New York, NY: Taylor and Francis Group
  13. Hall, M. (2009). Predictors of body dissatisfaction among adolescent females. Dalam American Counseling Association Annual Conference and Exposition. Charlotte, NC: American Counseling Association
  14. Hurlock, E.B. (2011). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga
  15. Hunt, B. (2010). Young woman and self-esteem. Dalam M.H., Guindon (Ed.). Self-esteem across the lifespan: issues and interventions (pp. 191-204). New York, NY: Taylor and Francis Group
  16. Jayasti. (2010). Analisa perbedaan melakukan fitnes pada dewasa muda (Studi pada anggota pusat kebugaran “X”). (Skripsi tidak diterbitkan). Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya, Malang
  17. Khalek, A. M. A. (2016). Self-esteem: perspectives, influences, and improvement strategies. New York, NY: Nova Publishers
  18. Luciano, E. C., & Orth, U. (2017). Transitions in romantic relationships and development of self-esteem. Journal of Personality and Social Psychology, 112, 307-328
  19. Mruk, C. J. (2006). Self-esteem research, theory, and practice: toward a positive psychology of self-esteem (3rd edition). New York, NY: Springer
  20. Najam, N. & Ashfaq, H. (2012). Gender differences in physical fitness, body shape satisfaction, and body figure preference. Pakistan Jurnal of Psychological Research, 27, 187-200
  21. Prawono, V. I. (2013). Hubungan antara body image satisfaction dan self-esteem pada perempuan dewasa muda yang berdiet di Jakarta. Psibernetika, 6, 39-55
  22. Santrock, J.W. (2011). Life-span development (13th Edition). New York, NY: McGraw Hill
  23. Vonderen, K.E. & Kinally, W. (2012). Media effect on body image: examining media exposure in the broader context of internal and other social factors. American Communication Journal, 14, 41-57
  24. Wang, Y., Wang, X., & Liu, H. (2018). Selfie posting and self-esteem among young adult woman: a mediation model of positive feedback and body satisfaction. Journal of Health Psychology, 1-12

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.