Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI27696, author = {Bina Khusna1 and Nailul Fauziah}, title = {HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PEMAAFAN PADA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PRINGSURAT}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {10}, number = {2}, year = {2020}, keywords = {guru sekolah dasar, kecerdasan spiritual, pemaafan}, abstract = { Kecerdasan spiritual merupakan kemampuan potensial manusia untuk menentukan makna, nilai dan moral, baik dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan. Sedangkan pemaafan merupakan perubahan keterikatan emosi, pikiran, dan perilaku negatif akibat suatu pelanggaran pada diri sendiri, orang lain maupun situasi menjadi netral atau positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan pada Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pringsurat. Populasi pada penelitian ini berjumlah 290 guru sekolah dasar dengan subjek penelitian sebanyak 162 Guru Sekolah Dasar. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling . Penelitian ini menggunakan 2 skala sebagai alat ukur, yaitu Skala Kecerdasan Spiritual (23 aitem valid dengan α=0,889) dan Skala Pemaafan (25 aitem valid dengan α=0,903). Analisis Spearman Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,430 dan p = 0,000 ( p <0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan. Semakin tinggi kecerdasan spiritual seseorang, maka semakin tinggi pula pemaafannya dan sebaliknya. }, issn = {2829-1859}, pages = {101--106} doi = {10.14710/empati.2020.27696}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/27696} }
Refworks Citation Data :
Kecerdasan spiritual merupakan kemampuan potensial manusia untuk menentukan makna, nilai dan moral, baik dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan. Sedangkan pemaafan merupakan perubahan keterikatan emosi, pikiran, dan perilaku negatif akibat suatu pelanggaran pada diri sendiri, orang lain maupun situasi menjadi netral atau positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan pada Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pringsurat. Populasi pada penelitian ini berjumlah 290 guru sekolah dasar dengan subjek penelitian sebanyak 162 Guru Sekolah Dasar. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan 2 skala sebagai alat ukur, yaitu Skala Kecerdasan Spiritual (23 aitem valid dengan α=0,889) dan Skala Pemaafan (25 aitem valid dengan α=0,903). Analisis Spearman Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,430 dan p = 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan. Semakin tinggi kecerdasan spiritual seseorang, maka semakin tinggi pula pemaafannya dan sebaliknya.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University