Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26393, author = {Herlin Giri and Anggun Prasetyo}, title = {STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS: PENGALAMAN BIDAN DESA DI PUSKESMAS CISIMEUT DI WILAYAH BADUY}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {12}, number = {2}, year = {2023}, keywords = {Interpretative phenomenological analysis; village midwife; Baduy}, abstract = { Bidan desa didefinisikan sebagai tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, serta diharapkan paling mengetahui kesehatan ibu hamil, ibu bersalin dan bayi di desa. Dalam hal ini seorang bidan desa memiliki tanggung jawab untuk mampu menangani permasalahan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai bidan serta mampu menanggulangi stres kerja yang mungkin timbul di kemudian hari. Orang Kanékés atau orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Di dalam masyarakat dari sisi kebudayaan ada dua sistem pelayanan kesehatan, yaitu sistem budaya pelayanan kesehatan modern dan sistem budaya pelayanan kesehatan tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman kerja bidan desa di Puskesmas Cisimeut di wilayah Baduy. Subjek dalam penelitian ini adalah bidan desa di Puskesmas Cisimeut, kabupaten Lebak, Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling . Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan metode analisis menggunakan interpretative phenomenolog ical analysis . Dalam penelitian ini ditemukan empat tema induk yakni, (1) pengaruh yang dirasakan selama berprofesi sebagai bidan desa, (2) tantangan dalam menjalani profesi bidan, dan (3) faktor pendukung dalam menjalankan profesi bidan. }, issn = {2829-1859}, pages = {167--174} doi = {10.14710/empati.2023.26393}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26393} }
Refworks Citation Data :
Bidan desa didefinisikan sebagai tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, serta diharapkan paling mengetahui kesehatan ibu hamil, ibu bersalin dan bayi di desa. Dalam hal ini seorang bidan desa memiliki tanggung jawab untuk mampu menangani permasalahan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai bidan serta mampu menanggulangi stres kerja yang mungkin timbul di kemudian hari. Orang Kanékés atau orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Di dalam masyarakat dari sisi kebudayaan ada dua sistem pelayanan kesehatan, yaitu sistem budaya pelayanan kesehatan modern dan sistem budaya pelayanan kesehatan tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman kerja bidan desa di Puskesmas Cisimeut di wilayah Baduy. Subjek dalam penelitian ini adalah bidan desa di Puskesmas Cisimeut, kabupaten Lebak, Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan metode analisis menggunakan interpretative phenomenological analysis. Dalam penelitian ini ditemukan empat tema induk yakni, (1) pengaruh yang dirasakan selama berprofesi sebagai bidan desa, (2) tantangan dalam menjalani profesi bidan, dan (3) faktor pendukung dalam menjalankan profesi bidan.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University