Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI24408, author = {Muhammad Latifun and Yeniar Indriana}, title = {HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN PSYCHOLOGICALWELL-BEING PADA SISWA SANTRI MADRASAH ALIYAH 1 YAYASAN PONDOK PESANTREN FUTUHIYYAH MRANGGEN KABUPATEN DEMAK}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {2}, year = {2019}, keywords = {Hardiness, Psychological Well-Being, Siswa Santri.}, abstract = { Psychological well-being adalah sikap positif individu dapat menerima dirinya secara utuh, menyadari kelebihan atau kekurangan dirinya, dan mampu menghadapi berbagai hal yang memicu permasalahan dalam hidupnya. Hardiness merupakan gaya kepribadiaan tangguh yang dicirikan dengan adanya sebuah komitmen, pengendalian, dan menganggap bahwa suatu permasalahan bukan sebagai beban tapi tantangan bagi dirinya. Seorang siswa santri dengan banyaknya kegiatan aktivitas sehari-hari di lingkungan pondok pesantren mengakibatkan banyaknya tekanan, hal ini membuat siswa santri harus memiliki kepribadian yang tidak mudah tertekan dan rentan jika menghadapi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa santri. Populasi penelitian ini adalah siswa santri pada Madrasah Aliyah 1 Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen yang berjumlah 397 siswa santri dengan sampel penelitian yaitu 189 siswa santri. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling . Alat ukur yang digunakan adalah skala hardiness (38 aitem, α= 0,913) dan skala psychological well-being (37 aitem, α= 0,911). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa santri Madrasah Aliyah 1 Futuhiyyah Mranggen sebesar = 0,587 dengan nilai p= 0,000 ( p < 0 , 05 ). Hardiness memberikan sumbangan efektif sebesar 34,5% terhadap psychological well-being . }, issn = {2829-1859}, pages = {425--430} doi = {10.14710/empati.2019.24408}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/24408} }
Refworks Citation Data :
Psychological well-being adalah sikap positif individu dapat menerima dirinya secara utuh, menyadari kelebihan atau kekurangan dirinya, dan mampu menghadapi berbagai hal yang memicu permasalahan dalam hidupnya. Hardiness merupakan gaya kepribadiaan tangguh yang dicirikan dengan adanya sebuah komitmen, pengendalian, dan menganggap bahwa suatu permasalahan bukan sebagai beban tapi tantangan bagi dirinya. Seorang siswa santri dengan banyaknya kegiatan aktivitas sehari-hari di lingkungan pondok pesantren mengakibatkan banyaknya tekanan, hal ini membuat siswa santri harus memiliki kepribadian yang tidak mudah tertekan dan rentan jika menghadapi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa santri. Populasi penelitian ini adalah siswa santri pada Madrasah Aliyah 1 Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen yang berjumlah 397 siswa santri dengan sampel penelitian yaitu 189 siswa santri. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala hardiness (38 aitem, α= 0,913) dan skala psychological well-being (37 aitem, α= 0,911). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa santri Madrasah Aliyah 1 Futuhiyyah Mranggen sebesar = 0,587 dengan nilai p= 0,000 (p <0,05). Hardiness memberikan sumbangan efektif sebesar 34,5% terhadap psychological well-being.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University