Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23649, author = {Sari Mawaddah and Lely Safrina and Marty Mawarpuri and Syarifah Faradina}, title = {PERBEDAAN KESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DI BANDA ACEH}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {1}, year = {2019}, keywords = {menikah; dewasa awal; persiapan}, abstract = { Kesiapan Menikah adalah sebuah proses persiapan yang dilakukan oleh pasangan yang ingin menikah guna menghindari konflik serta mencapai pernikahan yang bahagia. Kesiapan menikah yang baik akan memengaruhi pada pernikahan yang dijalani dan mengurangi terjadi perceraian. Kesiapan menikah harus dilakukan oleh laki-laki dan perempuan guna mencapai kehidupan rumah tangga yang sejahtera. Perbedaan karakteristik sikap, dan pikiran antara laki-laki dan perempuan ikut berkontribusi dalam proses kesiapan menikah individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kesiapan menikah pada dewasa awal ditinjau dari jenis kelamin di Kota Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis komparatif dengan kriteria dewasa awal usia 18-25 tahun yang terdiri dari 155 subjek laki-laki dan 155 subjek perempuan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik quota sampling, data dikumpulkan menggunakan skala kesiapan menikah yang dimodifikasi dari CMRQ ( Criteria Marriage Readiness Questionare ) yang disusun oleh Carroll, dkk (2009). Analisis data menggunakan teknik independent sample t-test , dengan hasil p=0,044 ( p <0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan menikah antara laki-laki dan perempuan dewasa awal di Banda Aceh. Adapun kesiapan menikah cenderung lebih tinggi pada perempuan dari pada laki-laki dengan perbedaan yang sangat tipis. }, issn = {2829-1859}, pages = {320--328} doi = {10.14710/empati.2019.23649}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23649} }
Refworks Citation Data :
Kesiapan Menikah adalah sebuah proses persiapan yang dilakukan oleh pasangan yang ingin menikah guna menghindari konflik serta mencapai pernikahan yang bahagia. Kesiapan menikah yang baik akan memengaruhi pada pernikahan yang dijalani dan mengurangi terjadi perceraian. Kesiapan menikah harus dilakukan oleh laki-laki dan perempuan guna mencapai kehidupan rumah tangga yang sejahtera. Perbedaan karakteristik sikap, dan pikiran antara laki-laki dan perempuan ikut berkontribusi dalam proses kesiapan menikah individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kesiapan menikah pada dewasa awal ditinjau dari jenis kelamin di Kota Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis komparatif dengan kriteria dewasa awal usia 18-25 tahun yang terdiri dari 155 subjek laki-laki dan 155 subjek perempuan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik quota sampling, data dikumpulkan menggunakan skala kesiapan menikah yang dimodifikasi dari CMRQ (Criteria Marriage Readiness Questionare) yang disusun oleh Carroll, dkk (2009). Analisis data menggunakan teknik independent sample t-test, dengan hasil p=0,044 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan menikah antara laki-laki dan perempuan dewasa awal di Banda Aceh. Adapun kesiapan menikah cenderung lebih tinggi pada perempuan dari pada laki-laki dengan perbedaan yang sangat tipis.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University