Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23455, author = {Yunaldy Imansyah and Imam Setyawan}, title = {PERAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA LAKI-LAKI MA BOARDING SCHOOL AL-IRSYAD}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {4}, year = {2019}, keywords = {konformitas; prokrastinasi}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik pada siswa laki–laki di MA boarding school Al-Irsyad . Prokrastinasi akademik adalah jenis penundaan yang dilakukan pada tugas-tugas formal yang memiliki hubungan dengan jenis tugas akademik. Kuatnya pengaruh teman sebaya adalah bentuk dari konformitas teman sebaya yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan individu melakukan prokrastinasi akademik. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 441 orang dan sampel penelitian 214 orang. Laki-laki dipilih menjadi subjek penelitian dikarenakan lebih sering melakukan prokrastinasi akademik. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala konformitas teman sebaya (25 aitem, α=0,887) dan prokrastinasi akadmik (24 aitem, α=0,876). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dengan prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki MA boarding school Al-Irsyad (r=0,627; ρ =0,000). Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi konformitas teman sebaya yang dimiliki siswa laki-laki maka akan semakin tinggi pula prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki, sebaliknya semakin rendah konformitas teman sebaya yang dimiki oleh siswa laki-lakimaka akan semakin rendah pula prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 39,3 % pada prokrastinasi akademik. }, issn = {2829-1859}, pages = {1388--1392} doi = {10.14710/empati.2018.23455}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23455} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik pada siswa laki–laki di MA boarding school Al-Irsyad. Prokrastinasi akademik adalah jenis penundaan yang dilakukan pada tugas-tugas formal yang memiliki hubungan dengan jenis tugas akademik. Kuatnya pengaruh teman sebaya adalah bentuk dari konformitas teman sebaya yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan individu melakukan prokrastinasi akademik. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 441 orang dan sampel penelitian 214 orang. Laki-laki dipilih menjadi subjek penelitian dikarenakan lebih sering melakukan prokrastinasi akademik. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala konformitas teman sebaya (25 aitem, α=0,887) dan prokrastinasi akadmik (24 aitem, α=0,876). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dengan prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki MA boarding school Al-Irsyad (r=0,627;ρ=0,000). Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi konformitas teman sebaya yang dimiliki siswa laki-laki maka akan semakin tinggi pula prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki, sebaliknya semakin rendah konformitas teman sebaya yang dimiki oleh siswa laki-lakimaka akan semakin rendah pula prokrastinasi akademik pada siswa laki-laki. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 39,3 % pada prokrastinasi akademik.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University