Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI20255, author = {Intan Nurliawati and Harlina Nurtjahjanti}, title = {HUBUNGAN ANTARA PERSON-ORGANIZATION FIT (P-O FIT) DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING (SWB) PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DINAS BINA MARGA DAN PENATAAN RUANG PROVINSI JAWA BARAT}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {subjective well-being (SWB); person-organization fit (P-O Fit); pegawai negeri sipil (PNS)}, abstract = { Subjective w ell- b eing (SWB) adalah penilaian individu terhadap kehidupan yang dilakukannya secara kognitif dan afektif berdasarkan kepuasan hidup dan pegalaman emosi yang merujuk pada makna kesejahteraan bagi individu. Person-organization fit (P-O Fit) adalah kesesuaian antara nilai, tujuan, kebutuhan, dan kepribadian individu dengan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara P-O Fit dengan SWB pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Sampel penelitian ini adalah 78 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus sebagai PNS dengan masa kerja minimal satu tahun dengan menggunakan teknik convenience sampling . Alat ukur yang digunakan adalah skala SWB (40 aitem; α=0,924) dan skala P-O Fit (34 aitem; α=0,900) yang telah diujicobakan sebelumnya. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukan koefisien korelasi r xy = 0, 768 dan p = 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan positif signifikan antara P-O Fit dengan SWB. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis peneliti dapat diterima dengan penjelasan bahwa semakin tinggi P-O Fit maka akan semakin tinggi juga SWB dan begitupun sebaliknya. P-O Fit memberikan sumbangan efektif sebesar 59% terhadap SWB dan sisanya sebesar 41% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. }, issn = {2829-1859}, pages = {387--396} doi = {10.14710/empati.2018.20255}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/20255} }
Refworks Citation Data :
Subjective well-being (SWB) adalah penilaian individu terhadap kehidupan yang dilakukannya secara kognitif dan afektif berdasarkan kepuasan hidup dan pegalaman emosi yang merujuk pada makna kesejahteraan bagi individu. Person-organization fit (P-O Fit) adalah kesesuaian antara nilai, tujuan, kebutuhan, dan kepribadian individu dengan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara P-O Fit dengan SWB pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Sampel penelitian ini adalah 78 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus sebagai PNS dengan masa kerja minimal satu tahun dengan menggunakan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala SWB (40 aitem; α=0,924) dan skala P-O Fit (34 aitem; α=0,900) yang telah diujicobakan sebelumnya. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukan koefisien korelasi rxy = 0, 768 dan p = 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan positif signifikan antara P-O Fit dengan SWB. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis peneliti dapat diterima dengan penjelasan bahwa semakin tinggi P-O Fit maka akan semakin tinggi juga SWB dan begitupun sebaliknya. P-O Fit memberikan sumbangan efektif sebesar 59% terhadap SWB dan sisanya sebesar 41% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University