Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI20247, author = {Zakka Rahardian and Endang Indrawati}, title = {HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN DISIPLIN KERJA PADA GURU SMP NEGERI 6 DAN 8 DI KABUPATEN PEMALANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {kecerdasan emosional, disiplin kerja, guru}, abstract = { Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja pada guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang. Disiplin kerja adalah sikap seseorang untuk menaati semua peraturan yang diperintahkan organisasi dan norma-norma sosial yang berlaku, sadar akan tugas dan tanggung jawabnya serta menghargai waktu kerja sesuai ketentuan. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memotivasi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Populasi penelitian yaitu guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang dengan karakteristik subjek penelitian yaitu guru yang sudah menerima sertifikasi, usia 40 sampai 65 tahun. Sampel penelitian berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional (25 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,898) dan skala disiplin kerja (42 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,940). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja dengan koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,626. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin baik disiplin kerja dan semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin rendah disiplin kerja. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif terhadap disiplin kerja sebesar 39,2%. }, issn = {2829-1859}, pages = {345--351} doi = {10.14710/empati.2018.20247}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/20247} }
Refworks Citation Data :
Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja pada guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang. Disiplin kerja adalah sikap seseorang untuk menaati semua peraturan yang diperintahkan organisasi dan norma-norma sosial yang berlaku, sadar akan tugas dan tanggung jawabnya serta menghargai waktu kerja sesuai ketentuan. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memotivasi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Populasi penelitian yaitu guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang dengan karakteristik subjek penelitian yaitu guru yang sudah menerima sertifikasi, usia 40 sampai 65 tahun. Sampel penelitian berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional (25 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,898) dan skala disiplin kerja (42 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,940). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja dengan koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,626. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin baik disiplin kerja dan semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin rendah disiplin kerja. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif terhadap disiplin kerja sebesar 39,2%.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University