Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI19755, author = {Trifena Wahyu Kristiana and Endang Indrawati}, title = {JALANAN TERJAL SUDAH KUJAJAL Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) tentang Pengalaman Stress Coping pada Transgender Pasca Coming Out}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {6}, number = {3}, year = {2018}, keywords = {transgender;stres;stress coping}, abstract = { Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman stress coping pada transgender pasca coming out .Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologis I nterpretative P henomenological A nalysis (IPA) untukmengungkap, mempelajari, sertamemahamifenomena yang khasdanunikpadadiritransgendersecaralangsungdanmendalam. Partisipan penelitian ini berjumlah tiga orang. Hasil penelitian ini menunjukkan empat tema utama, yaitu: pengalaman stres, dampak stres, coping terhadap stres, dan dukungan yang diperoleh. Beberapa s tress coping yang dilakukan oleh ketiga subjek, antara lain menerima keadaan, beranggapan tidak terjadi masalah, menghindari konflik, mendekatkan diri pada Tuhan, memanfaatkan relasi, mengatasi kelemahan fisik dan psikologis, serta memotivasi diri. Dua dari tiga subjek melakukan stress coping dengan menyibukkan diri, serta mengatur pola pikir dan emosi. Penelitian ini juga menemukan keunikan pada masing-masing subjek, diantaranya terdapat rasa tidak nyaman bersosialisasidengansesama transgender, mengkonsumsi alkohol dan narkoba, serta adanya kepercayaan diri yang tinggi pada subjek pertama; beban menjadi ketua yang dialami oleh subjek kedua; serta rasa kecewa pada diri dan keputusan terjun ke dunia prostitusi pada subjek ketiga. }, issn = {2829-1859}, pages = {259--267} doi = {10.14710/empati.2017.19755}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/19755} }
Refworks Citation Data :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman stress coping pada transgender pasca coming out.Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologisInterpretative Phenomenological Analysis (IPA) untukmengungkap, mempelajari, sertamemahamifenomena yang khasdanunikpadadiritransgendersecaralangsungdanmendalam. Partisipan penelitian ini berjumlah tiga orang. Hasil penelitian ini menunjukkan empat tema utama, yaitu: pengalaman stres, dampak stres, coping terhadap stres, dan dukungan yang diperoleh. Beberapa stress coping yang dilakukan oleh ketiga subjek, antara lain menerima keadaan, beranggapan tidak terjadi masalah, menghindari konflik, mendekatkan diri pada Tuhan, memanfaatkan relasi, mengatasi kelemahan fisik dan psikologis, serta memotivasi diri. Dua dari tiga subjek melakukan stress coping dengan menyibukkan diri, serta mengatur pola pikir dan emosi. Penelitian ini juga menemukan keunikan pada masing-masing subjek, diantaranya terdapat rasa tidak nyaman bersosialisasidengansesama transgender, mengkonsumsi alkohol dan narkoba, serta adanya kepercayaan diri yang tinggi pada subjek pertama; beban menjadi ketua yang dialami oleh subjek kedua; serta rasa kecewa pada diri dan keputusan terjun ke dunia prostitusi pada subjek ketiga.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University