Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI19738, author = {Rusda Linawati and Dinie Desiningrum}, title = {HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 7 SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {6}, number = {3}, year = {2018}, keywords = {religiusitas; psychological well-being; siswa SMP}, abstract = { P sychological well-being merupakan hal yang penting untuk dimiliki setiap individu, tidak terkecuali usia remaja. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi psychological well-being adalahreligiusitas.Religiusitas dapat mengendalikan tingkah laku anak yang beranjak pada usia remaja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII dan kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 49 siswa dengan menggunakan teknik stratifedcluster random sampling .Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu skala religiusitas (28 aitem, α = .85) dan skala psychological well-being (27 aitem, α = .87 ). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi r xy = 0,756 dengan p = .000 ( p < .001) yang berarti terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being. Semakin tinggi religiusitas maka semakin tinggi pula psychological well-being. Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 57,2 % terhadap psychological well-being siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang, 42,8 % sisanya ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. }, issn = {2829-1859}, pages = {105--109} doi = {10.14710/empati.2017.19738}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/19738} }
Refworks Citation Data :
Psychological well-being merupakan hal yang penting untuk dimiliki setiap individu, tidak terkecuali usia remaja. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi psychological well-being adalahreligiusitas.Religiusitas dapat mengendalikan tingkah laku anak yang beranjak pada usia remaja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII dan kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 49 siswa dengan menggunakan teknik stratifedcluster random sampling.Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu skala religiusitas (28 aitem, α = .85) dan skala psychological well-being (27 aitem, α = .87 ). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi rxy = 0,756 dengan p = .000 (p < .001) yang berarti terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being. Semakin tinggi religiusitas maka semakin tinggi pula psychological well-being. Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 57,2 % terhadap psychological well-being siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang, 42,8 % sisanya ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University