skip to main content

HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI KEJUARAAN NASIONALPADA ATLET TENIS LAPANGAN PELTI SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 5 Apr 2017.

Citation Format:
Abstract

Kecemasan merupakan salah satu problem yang mempengaruhi performa seorang atlet pada saat bertanding di lapangan. Keyakinan atlet tentang kemampuannya mengatasi berbagai situasi di lapangan yang biasa disebut sebagai efikasi diri patut diduga turut mempengaruhi kecemasan atlet dalam menghadai pertandingan. Penelitian ini mengkaji kecemasan pada atlet tenis lapangan dalam menghadapi kejuaraan nasional ditinjau dari efikasi diri. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet tenis lapangan Pelti Semarang yang pernah mengikuti kejuaraan nasional sebanyak 5 kali dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang yang diambil dengan menggunakan teknik convinience sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini diungkap dengan menggunakandua buah skala psikologi, yaitu Skala Kecemasan Menghadapi Kejuaraan Nasional dengan item valid sejumlah 21 item (koefisien sebesar ≥ 0,3) dan Skala Efikasi Diri dengan item valid sebanyak 29 item (koefisien sebesar ≥ 0,3) dan reliabilitas di atas Cronbach’s Alpha > 0,6.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara variabel efikasi diri dengan kecemasan menghadapi pertandingan kejuaraan nasional adalah -0,471 dengan p=0,000. Hal tersebut berarti bahwa kedua variabel tersebut berhubungan dengan arah hubungan bersifat negatif sehingga apabila semakin tinggi efikasi diri atlet tenis, maka semakin rendah kecemasan atlet tenis lapangan Pelti Semarang dalam menghadapikejuaraan nasional.

Fulltext View|Download
Keywords: efikasi diri, kecemasan, atlet tenis

Article Metrics:

  1. Andrianto, B. 2009. Kecemasan presentasi ditinjau dari keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri pada mahasiswa. naskah publikasi fakultas psikologi. Jurnal Fakultas Psikologi Volume VI No. 2 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
  2. Arikunto, S. 2010. Manajemen penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
  3. Atkinson, R.L, R.C. Atkinson dan E.R, Hielgard. 2010. Pengantar psikologi Jilid II. Jakarta: Erlangga
  4. Azwar, S. 2011. Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  5. Bandura. 1997. Self-efficacy: the exercise of control. New York: W.H. Freeman and Company
  6. Baron. D. dan J. Greenberg. 2010. Behaviour in organization: understanding and managing human side of work. Boston: Allyn Bacon
  7. Chaplin, J.P. 2009. Kamus lengkap psikologi. Edisi I. Diterjemahkan Kartini Kartono. Jakarta : PT. Rajawali Press
  8. Ferdinand, A. 2014. Metode penelitian. Semarang: Undip Press
  9. Gazalba, S. 2010. Ilmu filsafat dan islam. Jakarta: Bulan Bintang
  10. Ghaderi, A.R., dan M. Salehi. 2011. A study of the level of self-efficacy, depression and anxiety between accounting and management students: Iranian evidence. World Applied Sciences Journal, 12 (8), 1299-1306
  11. Ghufron, M. N. dan R. Risnawati. 2012. Teori-teori psikologi. Yogyakarta: ar-ruzz media
  12. Greenberg, D dan C.A. Padesky. 2014. Manajemen pikiran metode ampuh menata pikiran untuk mengatasi depresi, kemarahan, kecemasan, dan perasaan merusak lainnya. Bandung: Kaifa PT. Mizan Pustaka
  13. Hall, C. S.dan G. Lindzey. 2013. Teori-teori psikodinamik. Yogyakarta : Kanisius
  14. Harsono. 2011. Coaching dan aspek-aspek psikologi dalam coaching. Jakarta:CV. Tambak Kusuma
  15. Hurlock, B. E. 2010. Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga
  16. Kartono, K. 2011. Psikologi sosial untuk manajemen perusahaan & industri. Jakarta: Rajawali
  17. Khan, A., E. Fleva dan T. Qazi. 2015. Role of self-esteem and general self-efficacy in teachers’ efficacy in primary schools. Scientific Research Publishing Psychology. Vol. 6:117-125
  18. Lalita, T. V. 2014. Hubungan antara self efficacy dengan kecemasan pada remaja yang putus sekolah. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Vol. 3 No. 2. Agustus 2014
  19. Monty, P. 2000. Dasar-dasar psikologi olahraga. Jakarta: Balai Pustaka
  20. Ormrod, J. E. 2008. Psikologi pendidikan. Jakarta: Erlangga
  21. Riani, W. S. dan Y. A. Rozali. 2014. Hubungan antara self efficacy dan kecemasan saat presentasi pada mahasiswa universitas esa unggul. Jurnal Psikologi Volume 12 Nomor 1. Juni 2014
  22. Rochman, K.L. 2010. Kesehatan mental. Purwokerto : Fajar Media Press
  23. Rufaidhah, E. R. 2009. Efektivitas terapi kognitif perilaku terhadap penurunan tingkat kecemasan pada penderita asma. Jurnal Atavisme Vol. 3, No. 1
  24. Sugiyono. 2013. Metode penelitian pendidikan: kuantitatif, kualitatif dan r&d. Bandung :CV Alfabeta
  25. Sukadiyanto. 2011. Pengantar teori dan metodologi melatih fisik petenis. Bandung: CV. Lubuk Agung
  26. Wibowo, B. 2002. Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka
  27. Zimbardo, P.G. dan R.J. Gerrig. 2010. Psychology and Life. New York: Longman
  28. Zulkarnaen, A. A. dan D. Rahmasari. 2013. Hubungan antara self efficacy dan optimisme dengan kecemasan pada atlet beladiri aikido. Character Volume 2 Nomor 2 Tahun 2013

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.