HUBUNGAN ANTARA JOB INSECURITY DENGAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN PT. NYONYA MENEER SEMARANG

*Richa Bonita  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Harlina Nurtjahjanti  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Feb 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Statistics: 140 131
Abstract

Motivasi kerja merupakan sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja, sehingga motivasi kerja yang timbul dalam diri seseorang atau pegawai untuk melakukan sesuatu karena adanya rangsangan dari luar baik itu dari atasan maupun lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara job insecurity dengan motivasi kerja pada karyawan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara job insecurity dengan motivasi kerja pada karyawan PT. Nyonya Meneer Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Nyonya Meneer Semarang, dengan menggunakan purposive sampling didapatkan jumlah sampel sebanyak 83 orang. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan skala psikologi yang terdiri dari skala Job Insecurity (23 aitem:α=0,929) dan Skala Motivasi kerja (20 aitem: α=0,884). Analisis data dengan menggunakan metode analisis regresi sederhana mengungkapkan bahwa ada hubungan negatif antara Job Insecurity dengan Motivasi Kerja (rxy=-0,223 ; p = 0,043), maka hipotesis dapat diterima. Artinya, semakin tinggi job insecurity maka motivasi kerja akan semakin menurun. Berlaku pula sebaliknya, semakin rendah job insecurity maka motivasi kerja akan semakin tinggi. Koefisien determasi menunjukkan secara simultan job insecurity dapat menjelaskan perubahan motivasi kerja sebesar 5% dan selebihnya 95% dipengaruhi oleh faktor lain.

Keywords: job insecurity; motivasi kerja; karyawan

Article Metrics: