HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BAHAYA ROKOK DENGAN INTENSI BERHENTI MEROKOKPADA ANGGOTA KOMUNITAS INTER CLUB INDONESIA REGIONAL MAGELANG

*Dimas Yudi Prasetyo  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Endang Sri Indrawati  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Feb 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Statistics: 197 160
Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap bahaya rokok dengan intensi berhenti merokokpada anggota komunitas Inter Club Indonesia regional Magelang. Subjek penelitian adalah 45 orang perokok yang merupakan anggota komunitas Inter Club Indonesia regional Magelang. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala persepsi terhadap bahaya rokok (35 aitem valid, α = 0,95) dan skala intensi berhenti merokok(44 aitem valid, α = 0,97). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,72 dengan p < 0,01. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap bahaya rokokdengan intensi berhenti merokokpada anggota komunitas Inter Club Indonesia regional Magelang. Artinya, semakin positif persepsi terhadap bahaya rokok yang dimiliki, maka semakin tinggi intensi berhenti merokok yang dimilikinya, begitupun sebaliknya. Persepsi terhadap bahaya rokokmemberikan sumbangan efektif sebesar 52,4 % pada intensi berhenti merokok. Ketika ingin meningkatkan intensi berhenti merokok masyarakat, maka pemerintah dapat memperbanyak pemasangan peringatan dan gambar bahaya rokok di tempat-tempat umum.

Keywords: persepsi; bahaya rokok; intensi; berhenti merokok

Article Metrics: